Hasil Ubinan Panen Padi Nusantara, Subang Tertinggi di Jabar

Cikaum, galagala.id,-Kementerian Pertanian RI menggelar kegiatan Panen Padi Nusantara 1 Juta Hektar secara serempak di seluruh Indonesia selama tiga hari, Kamis – Sabtu, 9 – 11 Maret 2023.

Di Kabupaten Subang, Panen Padi Nusantara dipusatkan di areal pertanian Kelompok Tani Elang Desa Mekarsari Kecamatan Cikaum, Sabtu (11/3/2023).

Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Subang Hj Nenden Setiawaty mewakili Bupati Subang H Ruhimat, Kabid Tanaman Pangan H Soleman Sidik, S.TP.,M.Si., Sekretaris Dinas Pertanian H Asep Heryana, Camat Cikaum H Asep Sopandi, Kapolsek Cikaum AKP Anton Indra, Danramil Purwadadi Kapten Asep, Kades Mekarsari Ade Asmawinata, Kesos Kecamatan Cikaum Mumul, Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Cikaum Andi Sukandi, SE., BPS Subang, jajaran POPT, penyuluh dan para kelompok tani.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Hj Nenden Setiawati mengungkapkan kalau di wilayah kerjanya total luas areal lahan sawah di mencapai 84 ribu hektar. Kecamatan Cikaum sendiri merupakan urutan keempat luasan arealnya.

Pihaknya bersyukur, dalam kegiatan panen padi senusantara ini, berdasarkan hasil ubinan, produktifitas panennya bisa mencapai 7,6 ton per hektar.

“Dari sekian kabupaten yang mengikuti panen padi senusantara di Jawa Barat, alhamdulillah Kabupaten Subang tertinggi hasil ubinannya dimana perkiraan produktifitas padinya mencapai 7,6 ton per hektar,” pungkas Nenden.

Sementara Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Subang, H Soleman Sidik, S.TP.,M.Si., mengungkapkan, kegiatan Panen Padi Nusantara digelar di areal pertanian Kelompok Tani Elang Desa Mekarsari Kecamatan Cikaum dengan luasan panen sekitar 406 hektar dengan varietas padi yang dipanen yakni Nutrizinc, ketan Grendel, dan Inpari 32.

“Alhamdulillah, Kabupaten Subang sukses berpartisipasi menggelar panen padi senusantara ini. Mudah-mudahan dengan panen padi ini menjadikan Kabupaten Subang sebagai lumbung padi nasional ketiga di Jawa Barat,” jelas H Soleman Sidik kepada wartawan.

Adapun hasil profitas dan produktifitas panen berdasarkan hasil ubinan itu di angka 7,6 ton per hektare dan ini tertinggi di Jawa Barat. Untuk itulah Dinas Pertanian Tanaman Pangan optimis kedepan lebih maju, mandiri dan modern.

“Varietas padi yang dikembangkan di Subang, khususnya Cikaum, diantaranya IR Nutrizinc atau padi kaya gizi, Inpari 32, dan ketan Grendel atau generasi kedelapan, bahkan kedepan akan kita kembangkan varietas Gisel atau generasi kesembilan, ungkapnya.

Benih tersebut sedang dikomunikasikan dengan Badan Litbang BB Padi Sukamandi agar varietas Gisel segera keluar. Semua varietas ini adalah benih unggul yang produktifitasnya tinggi, sehingga kedepan produktifitas padi Subang makin meningkat.

Sementara itu, Kades Mekarsari Kecamatan Cikaum, Ade Asmawinata, mengaku bangga desanya terpilih mewakili Kabupaten Subang sebagai lokasi kegiatan Panen Padi Nasional 1 Juta Hektare ini.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah melaksanakan panen padi nasional dan kita bersyukur Desa Mekarsari Kecamatan Cikaum terpilih mewakili Kabupaten Subang. Kita bersyukur kegiatan terlaksana secara lancar. Ini merupakan bentuk kekompakan dan penghormatan karena Cikaum merupakan peringkat pertama di Kabupaten Subang,” imbuh Kades Ade.

Camat Cikaum H Asep Sopandi juga bersyukur kegiatan panen padi senasional ini berjalan sukses.

“Panen Raya Senusantara ini dipilih lokasinya di Desa Mekarsari karena berhasil. Alhamdulillah padinya sehat – sehat. Adapun luasan areal sawah di Cikaum ini sekitar 2.600 hektar,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *