29.4 C
Indonesia
More

    Honor Guru Ngaji Cair…….

    Galagala.Id, Jalancagak,-Bupati Subang H. Ruhimat hadir dalam acara silaturahmi bersama para guru ngaji yang tergabung dalam FKGH, FKDT, dan FTHMI bertempat di Pondok Pesantren Jabal Thoriq Desa Ciseuti Kecamatan Jalancagak, Jumat (14/04/2023) sore.

    Acara tersebut diselenggarakan sebagai ajang silaturahmi dan melepas rindu Kang Jimat, sapaan akrab Bupati kepada para guru ngaji yang menurut Kang Jimat memiliki andil yang sangat besar dalam pembangunan di Kabupaten Subang khususnya pembangunan mental spiritual.

    Acara dibuka dengan laporan yang disampaikan oleh Plt. Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan H. Hidayat S.Ag.,M.Si yang menyampaikan kemajuan Kabupaten Subang hanya dapat tercapai dengan gotong royong dari semua pihak, termasuk para guru ngaji dan alim ulama.
    “Pembangunan lain materi hungkul tapi mental juga harus dibangun,”katanya.

    Selanjutnya Bunda Hj. Imas Aisyah S.Pd.I sesepuh guru ngaji Kabupaten Subang mewakili seluruh guru ngaji Kabupaten Subang menghaturkan terima kasih atas perhatian yang luar biasa yang diberikan oleh Kang Jimat kepada guru ngaji.

    “Atas nama ustadz dan uztadzah di 3 komunitas ini, saya menghaturkan terima kasih atas perhatian luar biasa yang diberikan Kang Jimat pada guru ngaji,”ungkapnya.

    Acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada Bunda Hj. Imas Aisyah S.Pd.I atas kiprahnya sebagi guru ngaji sekaligus penyerahan secara simbolis honor guru ngaji di Kabupaten Subang sebesar 600 ribu setiap 6 bulan yang keduanya diserahkan secara langsung oleh Kang Jimat.

    Menurut Bupati, guru ngaji sebagai pejuang yang memperjuangkan perbaikan moral bangsa. Bahkan menurut Kang Jimat, cikal bakal dirinya bisa menjadi Bupati adalah karena jasa para guru yang mendidiknya.
    “Moral bangsa akan ada perbaikan atas jasa bapak ibu semua. Bapak ibu adalah cikal bakal yang membuat saya menjadi Bupati Subang,”ungkapnya

    Dengan jasa guru ngaji yang begitu besar, Kang Jimat memohon maaf karena hanya bisa memberikan ‘kadeudeuh’ berupa uang operasional ala kadarnya karena kemampuan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang yang terbatas.

    “Terkait pemberian operasional, demikian kami belum bisa maksimal kusabab demikian kemampuan Pemerintah Daerah yang terbatas. Pengennya mah ingin lebih karena peran ibu bapak untuk mencerdaskan anak bangsa,”ucapnya.

    Kang Jimat juga menuturkan dirinya sedang mengupayakan bagaimana meningkatkan PAD Kabupaten Subang yang nantinya dapat meningkatkan pemberian operasional bagi guru ngaji se-Kabupaten Subang.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kabag Kesra Setda Subang, dan para guru ngaji se-Kabupaten Subang.(Adv/red)***

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Related articles

    Recent articles