Patut Diacungi jempol, Guru Di Subang Kumpulkan Donasi Bencana Gempa Cianjur Rp 321.529.000

Pada kesempatan itupun diserahkan penghargaan kepada pihak-pihak yang berkontribusi bagi kemajuan dunia pendidikan Kabupaten Subang, diantaranya diberikan kepada:
1. H. Asep Nuorni S.Sos.,M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang sekaligus Ketua Satgas Covid-19 atas keberhasilannya dalam penanggulangan Covid-19 sehingga pembelajaran tatap muka berjalan dengan baik;
2. Tatang Komara S.Pd.,M.Si, Kepala Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Kabupaten Subang sebagai motivator dan inspirator pendidikan Kabupaten Subang;
3. Kapolres Subang AKBP Sumarni S.I.K MH atas keberhasilan penanggulangan Covid-19 yang diwakili oleh Wakapolres Subang;
4. Dandim 0605 Subang, Letkol Inf Bambang Raditya M.Han, dalam penanggulangan Covid-19 sehingga pembelajaran tatap muka berjalan lancar;
5. Iptu. H. Irfan Taufik Kapolsek Sagalaherang yang berhasil mengusut kasus pencurian 8 tablet di SDN Sagalaherang;
6. Dr. Suleiman Omar S. Quish, Ketua Dewan Pembina Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyah sebagai masyarakat yang peduli pendidikan;
7. PMI Kabupaten Subang sebagai mitra PGRI dalam kegiatan donor darah;
8. Bank BJB Cabang Subang sebagai mitra PGRI Kabupaten Subang;
9. Ipda Suharyadi Kapolsek Legon Kulon yang membantu banjir rob SD Mayangan Legon Kulon.


Ketua PGRI Jawa Barat yang hadir langsung mengaku kagum terhadap kegiatan PGRI Subang yang solid, apalagi Bupati dan Wakilnya yang sangat mendukung kemajuan dunia pendidikan.
“Saya kagum dengan Kang Jimat. Mari bersama-sama agar Subang semakin maju dimulai dengan pendidikan. Tatkala pemimpin memperhatikan pendidikan, rakyatnya Insyaallah sejahtera, “katanya.



Bupati Subang, H.Ruhimat pun mengaku bahagia dan merasa terharu bisa bertemu dengan para guru se-Kabupaten Subang yang disebutnya sebagai pahlawan yang sesungguhnya.
“Saya mengucapkan selamat HUT PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2022 tingkat Kabupaten Subang. Saya merasa terharu bisa bertemu dengan guru se-Kabupaten Subang. Bapak ibu adalah pahlawan yang terus bergerak memperjuangkan agar generasi penerus Kabupaten Subang menjadi generasi terbaik melalui pengajaran, bimbingan, dan pengasuhan, terlebih di masa Pandemi Covid-19,” ungkapnya.



Kang Jimat menyampaikan terima kasih dan rasa cintanya kepada seluruh guru di Kabupaten Subang di mana menurut Kang Jimat, dirinya yang saat ini menjadi Bupati Subang tidak lepas dari peran dari para guru yang mendidiknya.
“Atas nama pribadi dan pemerintah terima kasih dan apresiasi kepada seluruh guru di Kabupaten Subang. Saya mencintai guru, I love you guru. Saya berdiri di sini tentunya karena guru-guru, sehingga saya bisa jadi Bupati Kabupaten Subang,” ucapnya.



Kang Jimat memohon maaf atas dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang yang kurang maksimal bagi dunia pendidikan dan menyampaikan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dengan bukti diangkatnya P3K guru dengan jumlah terbanyak se Provinsi Jawa Barat serta pemberian kendaraan operasional bagi PGRI tingkat Kabupaten dan Kecamatan.


“Sekalipun para guru yang sudah demikian berjuang, maaf Pemerintah Daerah belum mampu berbuat banyak. Kenapa kami mengangkat P3K sedemikian besar? Kami lebih mementingkan investasi pendidikan di masa depan. Dengan SDA yang begitu melimpah, dengan SDM yang tidak mumpuni, saya pikir sumber daya yang ada akan percuma. Itu dasar kami melakukan pengangkatan P3K yang banyak dengan harapan hari esok Kabupaten Subang lebih baik dari segi SDM. Insyaallah tahun 2023 kami akan siapkan motor untuk setiap pengurus PGRI Kecamatan dan mobil untuk pengurus PGRI tingkat Kabupaten Subang,’pungkas Bupati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *