24.4 C
Indonesia
More

    Panwaslu Subang Awasi Masa Kampanye di media dan Rapat Umum

    Subang,Galagala.Id,-Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Subang terus melakukan pengawasan di masa kampanye, terutama
    kampanye di media dan rapat umum yang berlangsung sejak 21 Januari – 10 Februari 2024 mendatang.

    Di luar itu, peserta Pemilu tidak diperkenankan untuk memasang iklan kampanye di media dan menggelar kampanye rapat umum. “Kalau hari ini kita mengadakan rapat koordinasi, termasuk dengan media guna
    meningkatkan sinergitas mensukseskan Pemilu di tahun 2024. Sehingga menjadikan Pemilu Jujur, Adil serta Sukses, ” kata Ketua Panwaslu Kecamatan Subang, Iwan Darmawan di Sekretariatnya, Selasa(23/1/2024).

    Iwan yang didampingi anggotanya, M Muhadhir Yamanie dan Fadli Setia Hermanto serta Kepala Sekretariat Panwaslu Kecamatan Subang, Ruswanda mengatakan, Panwaslu Kecamatan Subang mengajak Media Massa dalam hal ini sebagai insan pers turut andil untuk ikut berpartisipasi dalam menyejukkan kontestasi Pemilu 2024 ini.

    Demikian pula mitra lainnnya untuk sama-sama mengawasi kwrawan Pemilu
    Kerawanan-kerawanan dan IKP (Indeks Kerawanan Pemilu);
    Dalam tahapan kampanye, kerawanan seperti tidak adanya pemberitahuan tertulis kepada penyelenggara Pemilihan tentang pertemuan terbatas/tatap muka.


    Adanya pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) pada zona larangan, Pembuatan dan pembagian Bahan Kampanye yang tidak sesuai peraturan KPU tentang kampanye. Penggunaan fasilitas Negara dalam kampanye,
    Netralitas ASN dan TNI/Polri dalam penyelenggaraan kampanye dan Politik Uang / Money Politic.

    “Dalam pengawasan kampanye, Fokus pengawasan adalah peserta Pemilihan, tim pelaksana kampanye/tim sukses, ASN, TNI/POLRI, Kepala Kelurahan, dan Pejabat Negara dan yang dilarang oleh Undang-Undang untuk melakukan kampanye maupun ikut serta dalam kampanye, kegiatan pengawasan ini Panwaslu Kecamatan Subang telah mengintruksikan kepada Panwas Panwas Kelurahan Desa, “jelasnya.

    Dirinya menekankan agar PKD selalu stay dan mendatangi tempat keramaian, menghimbau larangan kampaye ditempat keramaian rumah ibadah kegiatan kegaman pesta dan acara perkantoran serta melakukan konvoi pembagian selebaran di perempatan dan pasar Sekolah tempat ibadah. Kgiatan ini diperuntukkan agar masyarakat paham dengan aturan pemilihan.

    Yang dilakukan, kata Iwan, upaya pencegahan terhadap terjadinya pelanggaran, dan Panwaslu Kecamatan Subang telah melakukan himbauan-himbauan kepada para pihak yang memiliki peran dalam penyelenggaran Pemilihan. Himbauan tersebut ditujukan kepada Partai Politik, Pasangan Calon, Tim Kampanye Pasangan Calon, Organisasi Perangkat Daerah, para Camat, dan seluruh Kepala Desa.
    Aktivitas Pengawasan.
    Bahwa dalam masa kampanye Pemilihan, pengawas pemilihan telah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kampanye oleh Peserta Pemilihan (PILEG dan PILPRES).

    “Alhamdulillah untuk evaluasi masa Kampanye sejak 28 November 2023 silam berjalan aman dan tertib, Dalam pengawasan kampanye tatap muka dan terbatas. Panwascam Subang tidak menemukan pelanggaran yang menyalahi aturan Perbawaslu No. 11 Tahun 2023 dan PKPU No. 20 Tahun 2023,” ungkapnya.

    Secara terinci Iwan memperlihatkan tabel masa kampanye seperti di bawah ini.

    Sedangkan untuk kampanye pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK), diakui Iwan memang masih banyak yang melakukannya tidak sesuai namun persentase nya masih wajar. Namun demikian pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi rekomendasi terhadap, Rekomendasi penurunan APK kepada Satuan Polisi Pamong Praja terhadap APK yang terpasang tidak sesuai dengan Perda No. 07 tahun 2023 tentang Zona Pemasangan APK di Kabupaten Subang.

    Metode kampanye melalui pemasangan APK dilakukan oleh seluruh peserta Pemilu dengan memasang Baliho, Spanduk, dan Umbul-umbul untuk setiap kelurahan/desa. Sebaran baliho, spanduk dan umbul-umbul yang dipasang oleh peserta pemilu dan atau tim kampanye peserta pemilu. Sebagaimana tergambar pada tabel di bawah.

    Diakhir penjelasannya, Iwan menyatakan, kalau pihaknya tidak pernah merasa lelah melaksanakan patroli pengawasan ke seluruh wilayah kerjanya yang memiliki 8 kelurahan dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) dan pemilih cukup banyak. Termasuk Kecamatan Subang merupakan pusat pimpinan peserta pemilu untuk tingkat Kabupaten.(Redal)***


    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Related articles

    Recent articles