“Kami terus melaksanakan pesan Presiden pada peluncuran Holding untuk meningkatkan TKDN menjadi 50% untuk teknologi-teknologi kunci dan menjadi industri 50 terbesar dunia dalam bidang industri pertahanan pada tahun 2024,” ungkap Bobby.
Tahun ini, DEFEND ID hadir perdana sebagai holding dalam Pameran Indo Defence 2022 Expo & Forum. Pameran pertahanan terbesar di Indonesia ini diikuti oleh 158 perusahaan dalam negeri dan 747 perusahaan luar negeri dari 59 negara. Indo Defence digelar di tiga lokasi sekaligus yakni Indo Defence Expo and Forum di JIExpo Kemayoran, Indo Marine Expo dan Forum di Pondok Dayung Jakarta, serta Indo Aerospace Expo dan Forum di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma.

“Selain memamerkan produk pertahanan, dalam pameran tersebut juga telah dilaksanakan beberapa agenda lainnya seperti penandatanganan kontrak Kerjasama yang dihadiri oleh presiden, courtesy call, dan DEFEND ID Talk. Dan tidak kalah menariknya akan ada demo produk dari Pindad dan Dirgantara Indonesia di Pondok Dayung dan Halim Perdana Kusumah,” terang Bobby Rasyidin.
DEFEND ID merupakan Holding BUMN Industri Pertahanan Indonesia dengan PT Len Industri (Persero) sebagai induk holding yang beranggotakan PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia, PT Pindad dan PT DAHANA. DEFEND ID diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia pada 20 April 2022 di Surabaya dengan target masuk ke dalam jajaran 50 besar perusahaan pertahanan dunia.




