Cipunagara, galagala.id,- Nasib malang menimpa warga Kampung Maranggi, Desa Kosambi, Kecamatan Cipunagara, Subang meninggal dunia setelah disengat ribuan tawon. Korban bernama Mak Suarsih (85) sempat dilarikan terlebih dahulu ke RSUD Subang, Senin (13/3/2023).
Hal ini dibenarkan Kapolsek Pagaden, Kompol H.Undang Sudrajat kalau pihak nya begitu mendapat kabar langsung memerintahkan anggota di Pospol Cipunagara. “Kejadian ini murni kecelakaan dan tidak ada seora ng saksi yang melihatnya dan korban pun ditemukan oleh tetangganya dalam keadaan pingsan dikerubuti tawon,”jelasnya.
Lurah Kosambil, Saepudin pun yang menerima laporan segera menghubungi Damkar dan Penyelamatan sekira pukul 12.00 dan beberapa puluh menit kemudian unit rescue JA-10 datang ke lokasi dengan sasaran memusnahkan sarang tawon yang masih nempel di batang pohon. Sementara korban dilarikan ke RSUD Subang.
Menurut Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpoldam Subang, Dede Rosmayandi kalau tawon yang mengerubuti korban dan menyengatkanya berjenis Vespa affinis. Diduga korban disengat cukup lama karena sempat pingsan.
Keterangan lain menyebutkan, sebelumnya korban terlihat tengah bersih-bersih di belakang rumahnya dan diduga tidak mengetahui kalau di sekitar pembatas lahan korban tersebut ada sarang tawon berukuran besar.
Menjelang siang, salah satu tetangganya melihat Korban dengan kondisi tergeletak pingsan di kerumuni oleh ratusan tawon. Lalu korban langsung di larikan ke RSUD Subang untuk mendapatkan penindakan lanjutan. Hanya takdir bicara lain, 2 jam kemudian meninggal dunia.




