25.4 C
Indonesia
More

    Banjir Landa Subang Utara, Longsor di Selatan

    CIJAMBE, GALAGALA,ID,- Curah hujan tinggi yang terjadi dan mengguyur wilayah Subang sejak Minggu (26/2/2023) menakibatkan munculnya bencana longsor dan banjir. Sebagaimana longsor di Kampung Aul Banjaran Hilir RT 01 RW 01 Desa Cirangkong Kecamatan Cijambe, Subang.

    Akibat longsoran ini akses jalan yang menghubungkan Cijambe dan menuju Subang Kota tidak bisa dilewati kendaraan. Namun akhirnya berhasil dibersihkan material oleh tim gabungan. Demikian pula di daerah Kecamatan Tanjungsiang tepatnya di Kampung Sindanglaya

    Kepala BPBD Subang, Udin Jazudin melalui Kasi Kedaruratan, Komara Nugraha membenarkan adanya kejadian ini termasuk longsoran kecil. “Di Subang selatan bila hujan terus menerus perlu diwaspadai adanya longsor. Sebagaimana di wilayah Utara sekarang pun ada banjir, ‘ ujarnya.

    Seperti halnya di daerah Kecamatan Ciasem, selain tempat tinggal warga juga ratusan hektar pesawahan dilaporkan terendam banjir. Demikian pula di wilayah Kecamatan Patokbeusi, Pabuaran, Sukasari, Pamanukan, dan Pusakanagara.

    Informasi yang dihimpun dari BPBD Subang, areal sawah di Kecamatan Ciasem berisi tanaman padi yang terendam banjir dengan umur tanaman padi 50-60 hst 80 hektar, Poktan Tirta Jasa seluas 45 ha dengan umur 30-40 hst, Poktan Jasa Tirta seluas 45 ha dengan umur padi 25- 30 HST, Poktan Sumber Tani seluas 20 ha dengan umur 40 HST dan Poktan Tawakal l seluas 10 ha dengan umur tanaman 40 HST; Desa Jatibaru
    Poktan Poncol seluas 30 Ha dengan umur tanaman 20-30 HST; dan Desa Ciasem Tengah Poktan Saluyu III seluas 10 ha dengan umur 80 hst serta Poktan Saluyu V seluas 10 Ha dengan umur padi 55 hst.

    Malahan di daerah Sukasari tidak sedikit areal tambak yang kebanjiran. “Di daerah kami tidak hanya sekarang tetapi sudah beberapa hari yang lalu,” kata warga di sana.

    Yang menggembirakan, banjir akibat curah hujan tinggi ini sehingga arus sungai meluap, hadirnya para camat bersama Danramil dan Kapolsek serta unsur dinas terkait. Bahkan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pun turun melakukan pendataan dan pemantauan ke sekolah yang kebanjiran.

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Related articles

    Recent articles