Kepala BP4D Kabupaten Subang, Iwan Syahrul Anwar saat menyampaikan sambutan dalam Subang Innovation Challenge (SIC) di Aula BP4D Jalan Dewi Sartika Subang, Rabu (11/6/2025).
GALAGALA.ID, Subang,- Pemerintah Daerah (Pemda) Subang meluncurkan Subang Innovation Challenge (SIC) pada Rabu (11/6/2025). Kegiatan ini digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP4D) bersama The Local Enablers, sebagai bagian dari Subang Innovation Festival 2025.
Tentu saja kehadiran SIC merupakan panggung ide-ide inovatif untuk menjawab isu-isu strategis di Kabupaten Subang. Kegiatan inipun jadi titik awal bagi siapa pun yang ingin menyumbangkan gagasan sebelum menjadi aksi nyata!
Kepala BP4D Subang, Iwan Syahrul Anwar saat membuka SIC di Aula BP4D mengungkapkan kalau SIC bukan sekadar lomba ide. Tetapi ruang kolaborasi terbuka bagi yang ingin berkontribusi untuk masa depan Subang—mulai dari isu pertanian, UMKM, kepemudaan, hingga transformasi digital dan sosial
Dengan demikian, tujuan SIC untuk menggali ide-ide segar dan solusi inovatif guna mewujudkan Subang Ngabret di era Bupati Reynaldy dan Wabup Agus Masykur. “Kita mengusung tema ‘Akselerasi Inovasi untuk Kesejahteraan Masyarakat’ karena tuntutan terhadap layanan publik semakin tinggi. Inovasi harus terus diperbarui,” tegasnya.
Kegiatan ini juga sejalan dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, yang mendorong pemerintah daerah untuk terus berkreasi meningkatkan pelayanan.
Sebanyak 50 peserta terpilih dari hampir 100 pendaftar akan berpartisipasi dalam SIC. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, seperti pemerintah daerah, pelaku bisnis, akademisi, dan komunitas.
Tak hanya kompetisi, SIC juga menghadirkan narasumber dari perangkat daerah serta fasilitator dari The Local Enablers untuk berdiskusi langsung dengan peserta tentang tantangan di lapangan.
Iwan mengungkapkan, Pemda Subang saat ini telah memiliki 221 inovasi yang tercatat dalam Surat Keputusan Bupati.
“Melalui SIC, kita akan mengevaluasi apakah inovasi-inovasi ini masih relevan atau perlu pembaruan. Bahkan, mungkin kita butuh terobosan baru,” jelasnya.
Dengan semangat kolaborasi, SIC diharapkan menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk bersama-sama menciptakan solusi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Subang.
Dengan semangat kolaborasi, SIC diharapkan menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk bersama-sama menciptakan solusi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Subang.

“Masyarakat menuntut pelayanan yang lebih baik. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi,” pungkas Iwan.(Yop/Redal)***




