Mimpi Anas Hamzah, Situ Sukamelang Jadi Obyek Wisata Air Dalam Kota Subang

Kondisi awal Situ Sukamelang yang dipenuhi eceng gondok kecuali di area cek damnya

GALAGALA.ID,Subang, Situ Sukamelang yang berlokasi tidak jauh dari pusat kota, setiap kali dibersihkan dan dinormalisasi selalu cepat pendangkalannya.

Tidak hanya oleh sampai yang terbawa arus kali atau saluran yang melintasi pemukiman dan pasar., juga tumbuhan eceng gondok cepat tumbuhnya. Padahal fungsi situ sangat besar bagi pengairan pesawahan, tidak hanya Kelurahan Sukamelang tetapi juga Desa Jabong,Gunung Sembung dan Gunungsari Kecamatan Pagaden.

Lurah Sukamelang, Anas Hamzah, S.AN yang menjabat sejak 26 September 2025 ternyata melihat kondisi Situ Sukamelang seperti lapangan karena dipenuhi eceng gondok. Dirinya terpanggil untuk bergerak membersihkanya bersama warga dan 3 Kepala Desa serta dinas terkait dan PJT II. Bahkan memiliki mimpi dan harus terealisasi kalau situ tersebut nantinya  objek wisata air dalam Kota Kabupaten

Langkah tekadnya akhirnya terealisasi pada Minggu (14/12/2025) secara bergotongroyong membersihkan  gulma eceng gondok dan sampah dengan target untuk sementara 2 hektar. Kegiatan selanjutnya dilaksanakan dengan alat berat berupa beko, ponton dari Dinas PUPR, BPBD dan Perusahaan Jasa Tirta II.

Kepada wartawan, Anas mengungkapkan kalau kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Program Ngabret. “Gotongroyong bersama warga tidak hanya bertujuan untuk memperindah situ, tetapi juga untuk tujuan lingkungan dan kesehatan masyarakat yang lebih mendesak, ” ujarnya.

Panitia Pelaksana kegiatan, Iin Solihin menjelaskan, kegiatan pemeliharaan dengan melibatkan  desa lain tentu saja dukungan penuh datang dari Pemkab Subang. “Kami sangat berharap dengan adanya kegiatan gotong royong ini, gulma di sekitaran Situ Sukamelang dapat berkurang secara signifikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keberlanjutan, pemeliharaan situ “Mudah-mudahan, setelah dilakukannya kegiatan ini, kami berharap kedepannya bisa bersih ada anggaran rutin pemeliharaan, juga ada kesadaran warga untuk tidak membuang sampah di aliran sungai” tambahnya.

Sementara itu Sekertaris Kecamatan Subang Jaja berharap adanya mekanisme pemeliharaan yang terintegrasi, “Ya, kalau bisa ada pemeliharaan agar terhindar dari tumpukan sampah, gulma, dan sedimentasi secara terus menerus, “harapnya.

Kegiatan ini menjadi bukti soliditas kerja sama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan komponen masyarakat. Sejumlah tokoh dan perwakilan instansi turut hadir dan berpartisipasi aktif, antara lain Kapolsek Subang AKP Endang Suganda, perwakilan dari  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Subang, Cece Rahman, Koramil 0501/Subang dan dinas terkait lainnnya(Redal)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *