28.4 C
Indonesia
More

    Ibu-ibu Mengeluh     Harga Beras di Indramayu Tetap Tinggi Termurah 15 Ribu

    Indramayu, Galagala.Id,-Harga beras di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat terus melambung. Padahal Indramayu  merupakan salah satu daerah lumbung pangan Nasional. Harga beras di sana masih cukup tinggi.

    Sejumlah pengunjung pasar bahkan memilih membeli beras kualitas medium  dibandingkan yang premium karena harganya lebih murah.

    Tidak hanya itu, dari pantauan di Pasar Daerah Indramayu. Harga beras terus mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir ini. Kenaikan harga beras berlaku untuk semua jenis, baik beras kualitas Medium 1, Medium 2 maupun beras kualitas Premium.

    Interval kenaikan harga beras antara Rp 300 hingga Rp 600 per kg. Naiknya harga beras kata pedagang waktunya tidak menentu. “Terkadang harganya seminggu naik, bahkan sering juga 3 hari naik,” ujar pedagang.

    Sebagaimana terpantau di kios beras “Campur Jaya” di komplek Pasar Daerah Indramayu, Jumat (16/2/2024) harga beras yang dijual tidak ada yang di bawah Rp15 ribu per Kg. Semua beras dengan kualitas yang berbeda-beda harganya berada di atas Rp15 ribu per Kg.

    Berikut ini daftar harga beras kualitas Medium A harganya Rp 15.300 per Kg. Beras kualitas Medium B Rp15.800 per kg dan beras kualitas Premium atau beras kualitas terbaik harganya tembus Rp16.300 per kg.

    Beras kualitas Premium merupakan beras kualitas terbaik yang dijual di kios beras “Campur Jaya” komplek Pasar Daerah Indramayu. Beras kualitas Premium ini sering disebut pedagang sebagai beras kepala, karena tidak ada butir beras patah atau rusak. Semua butiran beras utuh dan tidak mengandung menir.

    Naiknya harga beras di Kabupaten Indramayu dipengaruhi hukum ekonomi. Yaitu berkurangnya jumlah stok maupun pasokan beras dari distributor maupun pemilik perusahaan penggilingan beras. Hal tersebut berkaitan semakin menipisnya stok gabah di tingkat petani karena saat ini tengah memasuki musim tanam padi.

    Seorang ibu rumah tangga, Ny. Emi, 52 dihubungi di Pasar Daerah Indramayu menyebut, naiknya harga beras berlangsung beruntun sejak beberapa waktu yang lalu. “Beras yang semula harganya Rp 14 ribu per Kg atau Rp 15 ribu per Kg terus naik hingga tembus Rp16.300 per Kg,” ujarnya.

    Ia prihatin dengan naiknya harga beras yang cukup tinggi dan berlangsung terus menerus. Pada sisi lain, katanya penghasilan suami sebagai karyawan swasta tidak mengalami kenaikan.

    Ibu rumah tangga lainnya Ny. Enah, 59 berharap harga beras tidak sampai naik jor-joran seperti sekarang ini. “Oleh karenanya, perlu ada upaya menyetop kenaikan harga atau bahkan menurunkan harga beras,” ujarnya. (Taryani/Asep AS/Redal)***

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Related articles

    Recent articles