FTI Subang Bertekad, Lolos BK 2025 dan 3 Medali di Porprov 2026


CABANG olahraga  gabungan dari olahraga berenang, bersepeda, dan berlari yang dilakukan secara berurutan dalam satu waktu. Triathlon yang baru lahir di Kabupaten Subang, ternyata para pengurusnya terus berusaha untuk menunjukkan prestasi dan jati dirinya.

“Kita, Federasi Triathlon Indonesia yang disingkap FTI Kabupaten Subang tentu saja memiliki tekad. Terdekat lolos dari BK atau Babak Kualifikasi yang akan diselenggarakan pada tahun ini. Berikutnya pada tahun 2026 diperhelatan Pekan Olahraga Provinsi memperoleh medali, minimal 3 Medali, ” kata Ketua FTI Subang,  Egi Rahadian Pamungkas. S.I.P atau yg sering di panggil Haji King Danger usai melatih anak binaannya, Minggu (25/5/2025).

Egi yang juga seorang ASN di PUPR Kabupaten Subang sekaligus pelatih kepala Triathlon menjelaskan, kalau pihaknya terus melakukan persiapan menjelang BK sejak bulan Oktober 2024. Sebab, Cabang Olahraga  ini membutuhkan stamina dan kecepatan yang kuat sehingga tidak saja untuk prestasi semata tetapi bisa bermanfaat bagi kebugaran tubuh.  

Menurut Kang Haji King Danger, di pemusatan latihan diikuti 20 atlet. Semuanya asli Subang yang terdiri dari pelajar SMPN Ibnu Khaldun, SMPN 1,2,6 Sbg, SMPN 1 Kalijati, SMPN 1 Sagalaherang ,SMA 3 Sbg, MAN 1 SBG, SMK Bina Taruna, SMK Bina Nusantara, SMAN1 Tanjungsiang,SMAN 1 Jalancagk, adapun nomor yg di ikuti Duathlon, Aguathlon, Triathlon.

” Mereka adalah putra-putri  Subang yang sedang berlatih keras untuk meraih prestasi terbaik di Ajang Porprov Jabar 2026, maupun BK 2025 dan kini  masih tahap seleksi untuk  menjadi atlet yang akan memperkuat Subang, ” jelasnya 

Apalagi untuk melatih bersepeda bagi Egi tidak begitu sulit. Selain pengurus  Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Subang juga tercatat sebagai Wasit Nasional Balap Sepeda. Tentu saja sering dilibatkan dan memimpin  event seperti Asian Games, Sea games, PON dan lomba2 tingkat Internasional lainnya di Indonesia.

“Besar harapan saya selalu orang tua agar atlet anak saya akan memberikan prestasi nantinya di Porprov Jabar karena program latihan terjadualkan dan bagikan tanpa hari untuk berlatih. Apalagi yang nanya Triathlon termasuk olahraga ekstrem yang membutuhkan daya tahan tinggi sehingga terlihat sangat melelahkan,” pungkas Kang Haji King Danger.

Jadi setiap atlet  harus memiliki kemampuan berenang, bersepeda, dan berlari yang baik serta ketahanan tubuh yang tinggi. Sebagaimana ketentuan dalam cabang olahraga ini  dimulai dari berenang, kemudian bersepeda, dan terakhir berlari. Jarak tempuh olahraga ini terbagi menjadi beberapa kelas yang bisa disesuaikan dengan kemampuan peserta. (Redal)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *