Galagala.Id, Blanakan,- Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-123 yang digelar Kodim 0605 Subang resmi dimulai di Desa Cilamaya Girang, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang. Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, TNI-Polri, serta instansi terkait.
Dandim 0605/Subang Letkol Inf Achmad Zaki, S.Sos., M.M., M.I.Pol.Kapolres Subang, didampingi Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa TMMD tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga penguatan ketahanan pangan.
“Kegiatan ini adalah kegiatan lintas sektoral di mana Kodim 0605 Subang membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Subang, dengan tema Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”.
ujar Achmad Zaki
Dandim 0605/Subang menjelaskan proses penentuan sasaran TMMD Ke-123 dilakukan melalui proses yang panjang. “Mulai rapat di desa bersama LKMD dan BPD desa sehingga penentuan program disesuaikandengan kebutuhan,” terangnya.
Dalam paparannya, Dandim 0605/Subang menyatakan dalam TMMD Ke-123 ini terdapat sasaran fisik dan non fisik. “Sasaran fisik meliputi pengerasan jalan sepanjang 1.550M X4 M, pembuatan TPT sepanjang 737 M, pembuatan Sarana Air Bersih (SAB) sebanyak 5 titik, Rehab Rutilahu 1 unit, Rehab Mushola 1 unit, Pembuatan Pos Kamling 1 unit, Penanaman Pohon dan ketahanan pangan,”imbuhnya.
Untuk sasaran non fisik diantaranya, kesadaran bela negara, Wawasan kebangsaan serta berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan mental spiritual atau kejuangan guna menumbuhkan kesadaran masyarakat dan pengetahuan umum lainnya.

Terdapat 21 materi Pemberian penyuluhan atau sosialisasi dan pembekalan berbagai materi yang dibutuhkan oleh masyarakat. “TMMD Ke-123 dimulai dari 19 Februari sampai 20 Maret 2025 atau sekitar 30 hari pelaksanaan yang seluruhnya dilaksanakan di Desa Cilamaya Girang Kecamatan Blanakan dengan menerjunkan 150 personel yang terdiri dari berbagai satuan yang ada di Kabupaten Subang dan sekitarnya termasuk Polri. Semoga hasilnya dapat sesuai dengan sasaran yang telah ditentukan,”pungkasnya.
Kapolres Subang menegaskan, “Polri siap membantu petani dengan penyuluhan, perlindungan hukum, serta stabilisasi harga komoditas pertanian,” ujar Ariek
TMMD Ke-123 mencerminkan kolaborasi kuat antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam membangun desa dan memberdayakan masyarakat. Dengan semangat gotong royong, program ini diharapkan membawa manfaat nyata dalam pembangunan infrastruktur, peningkatan pertanian, serta kesejahteraan masyarakat.
Sekda Subang, Drs. H. Asep Nuroni, M.Si., usai membuka dan memulai TTMD menekankan bahwa program ini mendukung pertanian sebagai pilar kesejahteraan masyarakat. Polri juga berperan melalui Program ‘Polisi Cinta Petani’ yang membantu petani dalam distribusi hasil panen dan peningkatan produktivitas.
Kegiatan ini menunjukkan sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat serta mempercepat pembangunan daerah.
Sekda Subang yang akrab disapa Kang Asep, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan TMMD tahun 2025, khususnya kepada Kodim 0605/Subang, Arhanud 14 Cirebon, Danlanud Suryadarma Kalijati.
“Semoga dengan terlaksananya kegiatan TMMD bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat kemanunggalan TNI dan Rakyat” jelasnya.
Selain itu, Sekda Subang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengoptimalkan berbagai program lintas sektoral guna mewujudkan Kabupaten Subang yang maju dan sejahtera.
Selanjutnya, dilakukan peninjauan ke stand donor darah dari PMI Subang, khitanan massal, UMKM, dan pelayanan SIM keliling.

Turut hadir dalam kesempatan ini, Danrem 065/SGJ, Dandim 0605 Subang, Kapolres Subang, Danlanud R. Suryadi Suryadarma, Kepala Kejaksaan Negeri Subang, para Camat, Kepala Desa, serta jajaran perangkat daerah lainnya.(Redal)***




