Tidak hanya Industri, Ribuan Rumah pun  Ikut Ternikmati
Lapangan Gas Subang Terbesar.

SP Subang memiliki fasilitas CO2 Removal Plant untuk proses karbondioksida removal yang selanjutnya gas CO2 akan dijual ke PT Samator Indo Gas untuk kebutuhan industri minuman berkarbonasi, pemadam kebakaran hingga industri otomotif.


CO2 removal plant juga berada di SP Cilamaya Utara, Karawang. “Fungsi dari CO2 removal adalah mengabsorbsi (menyerap) kandungan CO2 yang terdapat pada gas bumi,” jelas dia.

Kapasitas desain CO2 removal di SP Subang sebesar 100 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) per train. Toal ada dua train di SP Subang. CO2 removal di SP Subang juga memiliki desain untuk menurunkan kadar CO2 dari 23% menjadi 5%.Hal tersebut karena kandungan CO2 pada gas bumi di SP Subang sekitar 23% sehingga harus dilakukan treatment agar gas tersebut dapat dijual kepada konsumen.

Produksi migas SP Subang saat ini sekitar 139 MMSCFD dan 120 BCPD (barel condensate per day). Fluida yang berasal dari sumur (gas, liquid) akan dipisahkan SP Subang dengan alat separator. Gas yang sudah terpisahkan masuk ke sistem kompresor gas untuk dinaikkan tekanannya, kemudian masuk ke CO2 removal plant untuk dibersihkan atau diserap kandungan karbondioksidanya dan masuk ke Dehydration Plant (DHP) untuk dibersihkan dari kadar H20.

“Setelah keluar dari DHP gas sudah bersih dan dikirim ke konsumen melalui ruas pipa Citarik,” jelas Ndirga Andri Sisworo.

Sedangkan untuk liquidnya, lanjut dia , setelah melewati separator akan masuk ke tanki produksi untuk dilakukan pemisahan antara air dan kondensat (settling). Kondensat yang didapatkan lalu dikirim ke Pusat Penampungan Produksi (PPP) Balongan, Kabupaten Indramayu melalui pipa dan air di kirim ke SP Pasirjadi untuk diinjeksikan sebagai pressure maintenance. (Dally Kardilan)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *