GALAGALA.ID, Ciater,-
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Subang bareng dengan Infaqu menyalurkan air bersih ke 2 kampung di Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Subang sebanyak 16 ribu liter atau 2 tangki, Minggu (25/10/2026).
Hingga malam sekita pukul 19.30 Wib petugas dari PMI Subang dibantu IEA dan Tagana Subang tampak masih melayani warga dengan mengisikan ke galon atau penampungan air.
“Kami datang ke sini (Palasari-red) untuk ketiga kalinya, setelah ada permintaan dari Kepala Desa dan Bupati,” kata anggota KSR PMI Subang, Ahok Herlambang.
Diungkapkan, jumlah penyaluran air bersih mencapai 16 ribu liter atau 2 tangki di Kampung Palasari pa beda kampung Sukamaju dan kampung Cilungkun. “Yang jadi kendala pengambilan airnya cukup memakan waktu karena harus ke penampungan milik Perumda,” katanya.
Hujan yang mengguyur wilayah Ciater sejak siang dengan intensitas ringan, ternyata tidak berpengaruh. Bahkan masih banyak warga di kampung lain yang memerlukan karena air sumur cukup dalam dan airnya tidak ada.

Bahkan wilayah Palassri yang mendapatkan Program P2B dari Dinas Pertanian pun, menurut salah seorang penyuluh, Tati hingga kini masih belum bisa disemai karena tidak ada air. “Mudah-mudahan hujan di akhir Oktober ini terus berlanjut hingga warga bisa mendapatkan air termasuk untuk mengolah pertanian,”harapnya.(redal)***
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Subang bareng dengan Infaqu menyalurkan air bersih ke 2 kampung di Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Subang sebanyak 16 ribu liter atau 2 tangki, Minggu (25/10/2026).
Hingga malam sekita pukul 19.30 Wib petugas dari PMI Subang dibantu IEA dan Tagana Subang tampak masih melayani warga dengan mengisikan ke galon atau penampungan air.
“Kami datang ke sini (Palasari-red) untuk ketiga kalinya, setelah ada permintaan dari Kepala Desa dan Bupati,” kata anggota KSR PMI Subang, Ahok Herlambang.
Diungkapkan, jumlah penyaluran air bersih mencapai 16 ribu liter atau 2 tangki di Kampung Palasari pa beda kampung Sukamaju dan kampung Cilungkun. “Yang jadi kendala pengambilan airnya cukup memakan waktu karena harus ke penampungan milik Perumda,” katanya.
Hujan yang mengguyur wilayah Ciater sejak siang dengan intensitas ringan, ternyata tidak berpengaruh. Bahkan masih banyak warga di kampung lain yang memerlukan karena air sumur cukup dalam dan airnya tidak ada.
Bahkan wilayah Palassri yang mendapatkan Program P2B dari Dinas Pertanian pun, menurut salah seorang penyuluh, Tati hingga kini masih belum bisa disemai karena tidak ada air. “Mudah-mudahan hujan di akhir Oktober ini terus berlanjut hingga warga bisa mendapatkan air termasuk untuk mengolah pertanian,”harapnya.(redal)***
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Subang bareng dengan Infaqu menyalurkan air bersih ke 2 kampung di Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Subang sebanyak 16 ribu liter atau 2 tangki, Minggu (25/10/2026).
Hingga malam sekita pukul 19.30 Wib petugas dari PMI Subang dibantu IEA dan Tagana Subang tampak masih melayani warga dengan mengisikan ke galon atau penampungan air.
“Kami datang ke sini (Palasari-red) untuk ketiga kalinya, setelah ada permintaan dari Kepala Desa dan Bupati,” kata anggota KSR PMI Subang, Ahok Herlambang.
Diungkapkan, jumlah penyaluran air bersih mencapai 16 ribu liter atau 2 tangki di Kampung Palasari pa beda kampung Sukamaju dan kampung Cilungkun. “Yang jadi kendala pengambilan airnya cukup memakan waktu karena harus ke penampungan milik Perumda,” katanya.
Hujan yang mengguyur wilayah Ciater sejak siang dengan intensitas ringan, ternyata tidak berpengaruh. Bahkan masih banyak warga di kampung lain yang memerlukan karena air sumur cukup dalam dan airnya tidak ada.
Bahkan wilayah Palassri yang mendapatkan Program P2B dari Dinas Pertanian pun, menurut salah seorang penyuluh, Tati hingga kini masih belum bisa disemai karena tidak ada air. “Mudah-mudahan hujan di akhir Oktober ini terus berlanjut hingga warga bisa mendapatkan air termasuk untuk mengolah pertanian,”harapnya.(redal)***




