Pesta Rakyat di Garut Berujung Duka. KDM Turut Berduka dan Bertanggungjawab

Oplus_131072

GALAGALA.ID, Garut,- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden tragis yang terjadi pada acara makan gratis dalam rangka Pesta Rakyat syukuran pernikahan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, dengan Anggota DPRD Jabar, Maula Akbar, yang merupakan putra beliau sendiri. Peristiwa yang berlangsung pada Jumat (18/7/2025) tersebut menelan sejumlah korban akibat desak-desakan di tengah kerumunan masyarakat yang membludak.

“Saya menuju Garut karena saya mendengar kabar bahwa kegiatan syukuran pernikahan Maula dan Putri dikunjungi oleh jumlah orang yang sangat banyak, yang pada akhirnya menimbulkan korban jiwa,” ujar Gubernur Dedi.

Dalam pernyataannya, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan komitmennya untuk bertanggung jawab secara penuh atas kejadian tersebut. “Saya menyampaikan ucapan duka yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga diterima iman Islamnya, diampuni segala dosanya, dan ditempatkan di sisi Allah subhanahu wa ta’ala,” tuturnya.

Lebih lanjut, Gubernur Dedi menyampaikan bahwa dirinya akan bertanggung jawab atas masa depan keluarga korban, termasuk pendidikan anak-anak hingga ke jenjang perguruan tinggi. Selain itu, sebagai bentuk empati dan tanggung jawab moral, pihak keluarga mempelai akan memberikan santunan duka sebesar Rp150 juta kepada masing-masing keluarga korban.

“Tanpa mengurangi rasa hormat, kami menyampaikan uang duka terhadap setiap keluarga masing-masing sebesar seratus lima puluh juta rupiah. Ini sebagai bentuk empati dari kami atas nama kedua mempelai,” ujarnya.

Mengakhiri pernyataannya, Gubernur Dedi menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kejadian ini. “Kami atas nama Maula dan Putri menyatakan bertanggung jawab terhadap seluruh peristiwa tersebut. Saya ucapkan terima kasih. Mohon maaf, sekali lagi saya sampaikan, mohon maaf yang sebesar-besarnya,” pungkasnya.

Dikabarkan 3 Meninggal Dunia

Suasana bahagia dalam pernikahan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, dengan Maula Akbar, putra Gubernur Jawa Barat, seketika berubah menjadi duka yang mendalam. Ribuan warga yang memadati kawasan Pendopo Garut dan Alun-Alun Babancong untuk menghadiri pesta rakyat pada Jumat siang, 18 Juli 2025, justru menjadi saksi dari sebuah insiden tragis yang mencoreng momen sakral tersebut.

Desak-desakan hebat terjadi di tengah kerumunan yang membeludak. Situasi yang tidak terkendali itu mengakibatkan jatuhnya korban dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Salah satu korban merupakan anak berusia 8 tahun bernama Vania Aprilia, putri dari Mela Puri Anggreani, warga Kelurahan Suka Menteri.
Vania ditemukan tak sadarkan diri dan nyawanya tak tertolong meski upaya penyelamatan telah dilakukan.

Di antara korban lainnya, terdapat juga seorang anggota kepolisian yang saat itu tengah bertugas mengamankan jalannya acara.

Tragedi ini diduga kuat dipicu oleh lemahnya sistem pengamanan serta buruknya manajemen kerumunan. Ribuan masyarakat yang hadir untuk merayakan pernikahan dan menikmati sajian kuliner gratis tidak diimbangi dengan pengaturan lalu lintas massa yang memadai. Alhasil, kemeriahan berubah menjadi kepanikan yang memunculkan korban.(Redal)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *