Pemuda Persis Siap Berkolaborasi Perangi Miras Oplosan

GALAGALA.ID,Subang,- Kejadian memprihatinkan akibat mengkonsumsi minuman keras (miras). Terutama miras oplosan selalu terulang di wilayah Kabupaten Subang. Terakhir menimpa 9 warga Subang Kota meregang nyawa akibat miras oplosa.

Tentu saja kejadian tersebut menjadi  tanggung jawab bersama baik dari pihak pemerintah daerah, kepolisian, dan ormas yang dalam hal ini ormas islam harus bersatu untuk melawan nahi munkar dan menegakkan amar ma’ruf dikabupaten subang.

“Selaku Ketua Pemuda Persatuan Islam atau Persis Kabupaten Subang siap bekerja sama dalam memerangi miras oplosan yang beredar di kabupaten Subang, ” kata Rizki Bani Rahman,S.IP kepada media, Selasa(17/2/2026).

Apalagi memasuki bulan Ramadhan jangan ada lagi hal hal yang mengganggu kehusuan beribadah. Termasuk yang tidak melaksanakan ibadah puasa untuk tetap menghormati yang berpuasa.

“Sudah seharusnya kita lebih mendekatkan diri kepada Allah dan menyambut bulan penuh keberkahan dengan khidmat,” kata Rizki sambil berharap pemerintah daerah berkomitmen terhadap peraturan daerah nomor 5 tahun 2015 tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol. 

Pemerintah, lanjutnya harus membuka mata lebih lebar lagi, karena masih banyak warung-warung atau toko toko yang menjual minuman beralkohol.

Apalagi sebagai umat Islam sudah mengetahui bahwa miras atau minuman beralkohol adalah haram. Tidak ada pembenaran untuk mengonsumsinya, baik dalam keadaan lapar maupun kenyang.
“Setiap yang memabukkan adalah khamr, dan setiap khamr adalah haram.” (HR. Muslim).

Selain itu, Pemuda Persis pun  mengapresiasi respon cepat dari pemerintah daerah beserta jajaran kepolisian, Polres Subang dalam menangkap penjual miras oplosan tersebut.(redal) ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *