GALAGALA.ID,Subang,- Orang dengan dengan human immunodeficiency virus (ODHIV) di wilayah Kota dan wilayah Selatan Subang diteliti fungsi kerja otaknya. Sebelumnya telah dilaksanakan di wilayah pesisir Pantura.
Pengelola Program KPA Subang Nurbayanti, S.H menjelaskan kalau jumlah peserta yang discreening atau diteliti sebanyak 50 orang ODHIV. “Mereka yang berdomisili di wilayah Subang bagian selatan, tengah dan kota, ” katanya.

Sebelumnya telah dilaksakan di wilayah Pantura dengan sandi batch I yang dipusatkan di Puskemas Pamanukan total ODHIV di screening berjumlah 142 (seratus empat puluh dua) orang.
Sebagaimana diektahui, peneliti yang berstatus sebagai mahasiswi Program Doktor (Ph.D) dari Institusi Radboud University Nijmegen Behavioural Science Institute Efnie Indrianie, S.Psi, M.Psi yang merupakan Psikolog itu mengungkapkan, bahwa penelitian tentang fungsi kerja otak pada ODHIV sudah dilakukan di Malaysia tahun 2019.
Namun hanya screening saja. Berbeda dengan yang diselenggarakan kali ini di Subang adalah yang pertama di Indonesia selain proses screening untuk memetakan fungsi kerja otak akan ada program lanjutan yaitu treatment fungsi kerja otak. Diharapkan hasil dari penelitian ini ODHIV tetap sehat, produktif dan berdaya.
Pelaksanaan penelitian screening fungsi kerja otak pada ODHIV Batch II dilaksanakan di Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA)Kabupaten Subang pada hari Senin tanggal 9 Februari 2026.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris KPA Kab.Subang H Tatang Abdul Kudus. “Atas nama KPA dan Pemerintah Daerah Subang kita banyak mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Kabupaten Subang, ‘ ujarnya.

Pihaknya pun berpesan agar hasil penelitian dapat dishare kepada masing-masing ODHIV dan dijadikan bahan rujukan bagaimana mempertahankan kesehatan ODHIV. Apalagi mereka sedang rutin melakukan pengobatan. (Redal) ***




