GALAGALA.ID, Subang,- Bakal berdirinya 6 Komando Daerah Militer (Kodam) di era Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, juga pembangunan 100 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP), dan 20 Brigade Infanteri (Brigif), di seluruh Indonesia.
Tentu saja dibutuhkan banyak prajurit, untuk mengisi 6 Kodam, dan 100 Yanif TP serta 20 Brigif tersebut. Maka dari itu, menurut Dandim 0605/Subang Letkol (Czi) Asep Saepudin, Markas Besar TNI Angkatan Darat membuka peluang untuk remaja putra-putri berwarga negara Indonesia, berkelakuan baik, dan memenuhi sarat masuk prajurit TNI Angkatan Darat.
Kesempatan ini juga, berlaku untuk warga Kabupaten Subang, yang berminat menjadi prajurit TNI Angkatan Darat, yang dibutuhkan negara. “Kebutuhan prajurit TNI Angkatan Darat tersebut, untuk memenuhi kebutuhan personil di 6 Kodam, 100 Yonif TP dan 20 Brigif baru tersebut,” ungkap Letkol Asep Saepudin di Subang, Senin 11 Mei 2026.
Untuk memenuhi kebutuhan prajurit TNI Angkatan Darat tersebut, lanjut Dandim, Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes AD) membuka rekrutmen untuk Tamtama dan Bintara di tahun 2026,sebanyak 3 gelombang penerimaan. Maka dari itu, kesempatan tersebut diharapkannya, kesempatan baik ini, jangan sampai disia-siakan oleh setiap warga negara Indonesia, termasuk warga Kabupaten Subang, untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
“Penerimaan prajurit TNI Angkatan Darat tersebut, tahun ini di buka tiga gelombang, baik untuk penerimaan tamtama maupun bintara,” terangnya.
Sementara itu, untuk kebutuhan prajurit TNI Angkatan Darat, baik itu tamtama maupun bintara, khusus di Kabupaten Subang saja, direncanakan akan di bangun tiga Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP), yang membutuhkan antara 700 hingga 800 personil. Baru satu Yonif TP yang sudah dipersiapkan pembangunannya di Subang, dan kini baru sekitar 50 persen personil yang sudah ada, dan satu Yonif TP lagi sedang dalam proses pencarian lokasi.
“Dalam satu tahun ada penerimaan sampai tiga gelombang, baik itu untuk tamtama maupun bintara, sehingga capaian bapak Presiden, yang menargetkan 100 Yonif TP di seluruh Indonesia itu, bisa terpenuhi. Untuk di Subang saja dari target tiga Yonif TP, baru satu Yonif TP yang sedang proses pembangunan, sehinnga nantinya di Subang itu bisa menjadi satu Brigade Infanteri TP,” ungkap Letkol Asep Saepudin.
Personil di Yonif TP itu, dijelaskan Dandim, terdiri dari Kompi Peternakan, Pertanian dan Perikanan, termasuk Kompi senapan, dan Kompi Ban. Sehingga keberadaan Yonif TP tersebut, kedepannya untuk membantu kegiatan program pemerintah, dalam mewujudkan pembangunan di berbagai sektor, termasuk program ketahanan pangan nasional, dan kemandirian pangan nasional.
“Untuk satu Yonif TP saja, nanti dibutuhkan tidak kurang dari 800 personil, yang akan mengisi Kompi pertanian, peternakan dan perikanan, juga Kompi senapan dan Kompi Ban. Dimana kehadiran Yonif TP di Kabupaten Subang khususnya, akan sangat mendukung semua program pembangunan di berbagai bidang, termasuk membantu terwujudnya program ketahanan pangan nasional dan kemandirian pangan nasional, yang dicanangkan bapak Presiden Prabowo Subianto,” tuturnya.
Terkait dengan informasi pendaftaran, bisa melalui online, atau bisa datang langsung ke Koramil terdekat, atau ke Kodim 0605/Subang. Bagi yang berminat, siapkan fisik dan mental juga kemampuan akademik. Sebagai informasi, dalam persaratan menjadi prajurit TNI Angkatan Darat khusus Tamtama, ada kebijakan khusus dari Pemerintah, mulai dari batasan umur yang sebelumnya 22 tahun sekarang maksimal 24 tahun, dan juga tinggi badan yang sebelumnya minimal 163 centi meter, menjadi 158 centi meter.
“Sementara itu, untuk para peminat bisa mencari informasi melalui online, atau bisa datang langsung ke Koramil-koramil terdekat, atau bisa langsung ke Makodim. Selain itu, persiapkan diri, mulai dari fisik dan mental, serta kemampuan akademik, untuk menjadi prajurit TNI Angkatan Darat, baik tamtama maupun bintara,” tandas Dandim. (Rls/Redal)***




