Sukamandi, Galagala.Id,- Penjabat Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Sc., MA.Cd menghadiri Gerakan Nasional Ketahanan Pangan, sekaligus secara simbolis melakukan penanaman padi Di Lahan Pertahanan Pangkostrad di Sukamandi, Ciasem, Subang. Kamis (4/1) 2024).
Gerakan Nasional Ketahanan Pangan tersebut merupakan kerjasama antara Pangkostrad dengan PT Sang Hyang Seri. Sebagaimana disampaikan Direktur PT Sang Hyang Sri, Adi Cahyono Nugroho menyambut baik kerjasama yang tengah berlangsung dengan Pangkostrad, karena ada irisan misi yang sama. “Misinya sama terkait kedaulatan pangan,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Adi Cahyono Nugroho juga mengungkapkan bahwa pertanian di subang harus menjadi Role model untuk mewujudkan kedaulatan pangan “Kedepan Subang tetap menjadi lumbung pangan,”jelasnya

Adi Cahyono Nugroho mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan melakukan transformasi digital dengan upaya yang berkesinambungan antara taranspormasi digital dengan monitoring secera insentif kepada SDM Pertanian.
Pj. Bupati Subang mengungkapkan kalau dalam upaya mewujudkan kedaulatan pangan harus serius dan berlelanjutan. Subang itu lumbung padi ke tiga di Indonesia, sehingga harus tetap dipertahankan.
Imran pun mengapresiasi kerjasama yang dilakukakan oleh Pangkostrad dengan PT Sang Hyang Seri yang sama-sama memiliki misi untuk mewujudkan kedaulatan pangan. “Kami menyambut baik dan akan suport karena memiliki impek baik untuk pertanian di kabupaten Subang. Tidak hanya sering dikunjungi secara praksis namum dengan berbagai kegiatan lainnya.Kami atas nama pemerintah Kab. Subang dalam kesempatan lain bisa dikunjungi dan ada event lain terselenggraa di subang,” pungkasnya

Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa diawal sambutannya mengungkapkan bahwa kedaulatan pangan harus benar-benar terwujud di indonesia “Kita sudah komit bersama untuk kembali lagi menjadi negara agrarais,” mengawali sambutannya
Pangkostrad juga menyampaikan bahwa misi ini harus dibangun dari kolaborasi pentahelik agar dapat diwujudkan “perlu adanya rasa kebersamaan, sehingga saya mengajak dengan kehadiran kita di sini kita punya satu misi terkait kedaulatan pangan,”katanya

Pangkostrad memaparkan bahwa harapan bersama untuk mewujudkan misi itu harus selaras untuk perubahan yang lebih baik serta yang paling utama harapan dari para petani inilah yang sebenarnya menjadi tujuan kita kedaulatan.
Pangkostrad juga berharap PT Sang Hyang Sri mampu terus memberikan edukasi Agara para petani berani berinovasi lebih baik “nanti kita pendampingan jadi PT SHS tidak hanya mengolah lahan sendiri sebagai tanggung jawab kepada negara tapi juga punya tanggung jawab pembelajaran edukasi terhadap para petani,” pungkasnya
Dilanjutkan penyerahan secara simbolis penyerehan tali asih oleh Pangkostrad kepada 5 kelompok tani, dan akan diserahkan sebanyak 300 buah tali asih.
Turut hadir dalam agenda tersebut Kepala Staf Kostrad, Para Pejabat Kostrad, Dirjen tanaman pangan Kementan RI diwakili oleh kasubbid padi rawa kementan RI, Jajaran PT Sang Hyang Sri, Danrem 063, Forkopimda, Asda II Setda Subang, Kadis Pertanian Subang, Kadis Ketahanan Pangan dan Kelompok Tani di Sukamandi.(Yop/Redal)***





