Subang,Galagala.Id,-Gempa bumi berkekuatan 4,8 Skala Ritcher (SR) yang mengguncang wilayah kabupaten Sumedang pada Minggu (31/12/2023) dan disusul untuk kedua kalinya pada Senin (1/1/2024) dengan waktu yang hampir bersamaan sekira pukul 20.48 wib ternyata berdampak ke wilayah Kabupaten Subang tepatnya di Desa Cikawung, Kecamatan Tanjungsiang.
Camat Tanjungsiang, Agus Saepuloh yang dihungi Selasa (2/1/2024) membenarkan adanya dampak gempa Sumedang di wilayah kerjanya. “Benar ada dampak dan hasil assessment Tagana dan staf kita sekira 20 rumah terdampak,”katanya.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pj Bupati Subang termasuk BPBD serta mengirimkan surat pemberitahuan kepada Kementerian Sosial, dengan tembusan Dirjen linjamsos, Direktur PSKBA, Dinsos Provinsi Jabar dan Kepala Dinsos Kabupaten Subang.
Rumah warga yang mengalami rusak berat dan ringan, masing-masing, rumah Ibu Endang Jubaedah Kp. Cipetir Rt. 02/01 retak, Asid kp. Cipetir rt. 01/02..retak, Sumpena Kp. cikaramas Rt. 03/02 retak, Endin Kp. Cikaramas Rt. 03/002 retak,Unus Kp. cikaramas Rt. 03/02, Dedi Supardi Kp. cikaramas Rt. 06/02,Rumah Heri Kp. cikaramas Rt. 07/02, Mesjid Al Qodar Kramik trlepas… Kp. cikaramas Rt. 08/04, rumah besan Ma Ene Kp. Patrol rt. 17/04,
Rumah Subarna kp. Cikawung Rt. 18/05, Tata kp. Cikawung rt. 21/05, Enja aisah kp. Cikawung Rt. 21/05,, Ibu Nining Kp. Cikawung rt. 23/06, Empon Kp. Cipetir rt. 02/01, Shuman Mamang Kp. Cikaramas rt. 08/03, E Sujana Kp. Patrol rt. 15/04, Suryana kp. Patrol rt. 16/04, Epon Kp. Cikawung rt. 23/06, Rahmad kp. Cikaramas Rt. 07/02 dan rumah Riadi gustaman Kp.patrol rt 15 rw 04.

Selain berdampak terhadap bangunan yang kini masih dalam assessment, juga jembatan di Ciperis, Cijambe yang semula sudah retak dan sedikit amblas akhirnya tidak bisa dilalui. ” Sepekan sebelum gempa sempat ditinjau oleh Pj Bupati dan jajarannya, tetapi belum juga diperbaiki sekarang malah tidak bisa dilalui sama sekali, ” kata Ade.
Warga yang akan menuju Desa Cimenteng pun dengan amblasnya jembatan harus melawati jalan lain seperti melalui Kantor KecamatanCijambe atau jalan Gadog melalui Pasirheulang.
Gempa Tektonik
Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi tersebut berkekuatan M-4,5. Episenter terletak pada koordinat 6.82 LS dan 107.92 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 4 km Utara Kabupaten Sumedang pada kedalaman 10 km.
Jenis dan Mekanisme Gempabuminya sendiri, menurut Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, ST, MM, merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif wilayah setempat. Dengan dampak sebagaimana digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Rancakalong, Jatinangor, Bandung dengan Skala Intensitas III MMI
Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu di Cirebon, Garut dan Subang dengan Skala Intensitas II MMI.
Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut. “Rangkaian Gempabumi hingga
pukul 21:10 WIB hasil monitoring BMKG pada Senin malam menunjukkan adanya 4 aktivitas gempabumi yang dirasakan di wilayah ini,”katanya.
Untuk itulah, pihaknya mekomendasikan
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @bmkgwilayah2 atau @infoBMKG), website (http://bbmkg2.bmkg.go.id/ atau http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id).), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.(Redal)***





