Diduga Konsleting, Mobil Terbakar di Rest Area Km 130 A Astra Tol Cipali

GALAGALA.ID, Cipali,-     Sebuah kendaraan jenis SUV dilaporkan terbakar di area parkir Rest Area KM 130 jalur A arah Jakarta pada Minggu (8/3/2026) siang.

Insiden yang sempat mengejutkan pengunjung rest area tersebut terjadi sekitar pukul 12.40 WIB saat kendaraan sedang terparkir dan pengemudinya tengah melaksanakan ibadah.

Menurut keterangan saksi di lokasi, api tiba-tiba muncul dari bagian kap depan kendaraan disertai kepulan asap tebal.

Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan melalap sebagian badan mobil yang terparkir di area tersebut.
Mendapat laporan dari petugas keamanan rest area, tim patroli Astra Tol Cipali segera bergerak menuju lokasi kejadian dan tiba pada pukul 12.52 WIB untuk melakukan penanganan awal.

Upaya pemadaman kemudian dilakukan bersama tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Subang yang mengerahkan dua unit armada.

Setelah melalui proses pemadaman yang cukup intens, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.05 WIB.

Corporate Communications & Sustainability Management Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Raffi Trisilo, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal, kebakaran kendaraan tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik pada bagian mesin.

“Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini. Kami juga memastikan kondisi di lokasi kejadian telah terkendali dan tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur utama Tol Cipali,” ujarnya.

Pihak Astra Tol Cipali juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna dan pengunjung Rest Area KM 130 B atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses penanganan dan pemadaman berlangsung.

Selain itu, Astra Tol Cipali mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum melakukan perjalanan, guna meminimalisir risiko kejadian yang tidak diinginkan di perjalanan.

Meski sempat menjadi perhatian para pengunjung rest area, situasi di lokasi kini telah kembali normal dan aktivitas di kawasan tersebut kembali berjalan seperti biasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *