Galagala.Id, Subang,- Berbagai bencana sempat terjadi di wilayah Kabupaten Subang mulai Utara, Tengah dan Selatan, Minggu (2/4/2023). Tercatat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat ada 8 kejadian.
Cuaca ekstrim berupa hujan lebat disertai angin dan petir menjelang berbuka puasa, salah satu penyebabnya di samping human eror. “Malam ini ada kejadian 8 bencana mulai pohon tumbang dan longsor dan lainnya,” kata pejabat di BPBD Subang, Komara Nugraha dan untuk mengantisipasi berbagai bencana ini mengerahkan personil 40 orang ditambah peralatan dan sarana penunjang lain.

Kebakaran menghanguskan satu Warung semi permanen di kawasan lokalisasi terselubung Pantura tepatnya di Kampung Cikijing, Desa Tanjung Rasa Kaler, Kecamatan Patokbeusi. Beruntung petugas Damkar Satpoldam dari Unit Pamanukan dengan datang ke TKP dan dibantu warga akhirnya berhasil memadamkan api, sehingga api tak merambat ke warung lainnya.

Sedangkan di Subang Tengah terjadi longsoran dan pergerakan tanah di daerah Cimanggu Kelurahan Parung. Akibatnya pipa utama milik Perumda Air Minum Tirta Rangga Subang jebol, termasuk jaringan kabel telekomunikasi milik Telkom dan Indosat.” Mudah-mudahan pagi ini (Senin,3/4/2023-red) distribusi air ke pelanggan sudah normal,” kata Direktur Tirta Rangga Subang, Lukman Nurhakim
Pihaknya sejak semalam terus melakukan upaya perbaikan bersama dari Telkom dan untuk pipa Perumda sendiri selama 3 jam tuntas, dilanjut pengisian air ke reservoar 1 jam dan dengan waktu yang sama air pun akan sampai ke pelanggan kembali.

Sedangkan di daerah Cijambe tepatnya diturunan Nalendra terjadi pohon tumbang dan longsoran hingga sempat menutupi jalan.” Alhamdulillah berkat kesigapan petugas gabungan dalam waktu singkat sudah kembali normal,” kata Camat Cijambe, Nana.
Demikian pula di wilayah Subang Selatan longsor terjadi wilayah Jalancagak tepatnya daerah Ciseti, jalan Provinsi Jalancagak-Sagalaherang. Tebing yang ada pepohonan bambu mengalami longsor hingga menutupi jalan dan kembali’normal dengan dibersihkan bekas material tanah oleh Damkar hingga tengah malam.
Sementara di Kp. Cisaat Rt. 017 Rw. 003 Desa Bojongloa Kecamatan Kasomalang, rumah milik Ira disambar jaringan listriknya. Akibatnya instalasi listrik hancur hingga berdampak kerusakan yang cukup parah ke barang elektronik dan beberapa bagian rumah tersebut.

Kepala Desa Bojongloa, Wahlin Wagianto dalam laporannya mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pemilik rumah dan anaknya kebetulan sedang berada di rumah saudaranya.




