Subang, Galagala.Id,- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Subang melakukan pengawasan dengan seksama terkait proses pengadaan dan distribusi logistik untuk Pemilu 2024 medatang.
Untuk itulah, kata Koordinator Divisi SDM dan Diklat Bawaslu Subang yang merupakan Penanggung Jawab Pengawasan Logistik Pemilu, Imanudin dihadapan wartawan, Selasa (5/12/2023) di Aula Bawaslu Jalan Veteran, Subang meminta jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Subang untuk teliti dalam melakukan perencanaan dan pelaksanaan pengadaan dan distribusi logistik sesuai dengan ketentuan.
“Apalagi saat ini hingga nanti Pebruari 2024 sedang musim hujan dan waktu pun terus bergulir dengan cepat KPU Subang sebagai penyelenggara pemilu diharapkan untuk terus jemput bola. Waktu pemilu kali ini dilaksanakan dengan tahapan kampanye yang hanya 75 hari. Sehingga proses pengadaan logistik pemilu juga terbilang tidak lama,” ungkapnya.
Pihanya, lanjut Imanudin didampingi komisaris lainnnya, Jamal AR Kumaunang, Cucu Kodir Jaelani dan Gamal Putu Manggala mengungkapkan. Kalau sekarang sedang berjalan tahapan kampanye yang hanya 75 hari. Sehingga proses pengadaan logistik pemilu juga terbilang tidak lama.
Untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan, Bawaslu Subang’ sudah memberikan bekal kepada pengawas pemilu di tingkat Kabupaten hingga jajarannya di Kecamatan se-Kabupaten Subang, terkait Rapat Kerja Teknis Persiapan Pengawasan Logistik q1pada Pemilu Tahun 2024.
Makanya, sejak rencana kedatangan Logistik terus melakukan pengawasan secara serius dalam tahap pengadaan dan distribusi logistik. Hal senada ini sekali karena pemungutan suara pada 14 Pebruari 2024 nanti tidak akan bisa dilaksanakan jika tidak ada logistik Pemilu.
“Berbagai perlengkapan pemungutan suara harus benar-benar ada sesuai ketentuan yang ada. Untuk itu, para pengawas pemilu di Kabupaten Subang khususnya jajaran Panwascam setelah diberikan pembekalan agar terus melakukan pengawasan pengadaan dan distribusi logistik tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan hasil pengawasan menurut Iman, saat ini proses pengadaan logistik atau perlengkapan pemilu masih terus berlangsung.
“Beberapa perlengkapan pemilu seperti kotak suara, bilik suara, tinta, kabel ties dan lain-lain sudah kita lakukan pengawasan dan sudah kita pastikan tersimpan digudang milik KPU Kabupaten Subang,” ucap Iman.
Imanudin juga menambahkan bahwa, surat suara Pemilu 2024, menurut informasi dari KPU Subang akan dicetak sesuai jadwal Pencetakan yakni tanggal 11-13 Desember 2023.
“Untuk pendistribusiannya, ke KPU Kabupaten Subang Januari 2024,” terangnya.
HAl tersebut tentunya, para pengawas pemilu akan terus melakukan pengawasan pengadaan dan distribusi logistik pemilu. Pengawas pemilu melakukan pengawasan secara langsung ke perusahaan/penyedia, pengawasan langsung saat kedatangan logistik di gudang KPU Kabupaten Subang, melakukan pengecekan kualitas dan standar logistik dan lain-lain.
“Bawaslu Kabupaten Subang juga sudah melakukan pencegahan malalui imbauan maupun saran perbaikan. Logistik Pemilu harus tepat jumlah, tepat jenis, tepat waktu, tepat sasaran, dan hemat anggaran,” imbuhnya.
Adapun kedatangan logistik ke KPU Subang dari hasil pengawasan Bawaslu Subang diantaranya, Bilik dengan jumlah kebutuhan KPU sebanyak 19.295, dengan jumlah penerimaan 19.306 sehingga kekurangan atau kelebihan untuk cadangan sebanyak 10 bilik, sedangkan untuk Segel, Jumlah kebutuhan KPU sebanyak 463.692, jumlah total penerimaan 463.693, Kotak Suara jumlah kebutuhan KPU sebanyak 24.180, Jumlah Total penerimaan sebanyak 24.185 sementara kekurangan atau kelebihan untuk cadangan sebanyuak 5 kotak suara.
Selanjutnya, Tinta jumlah kebutuhan KPU sebanyak 9.648, jumlah total penerimaan sebanyak 9.658 dan kekurangan atau kelebuhan untuk cadangan sebanyak 10. Lalu, Alat Coblos dan Bantalan Jumlah Kebutuhan KPU sebanyak 19.296, lalu Tumlah total penerimaan sebanyak 19.296.
Ditambah lagi Segel Plastik, Jumlah kebutuhan KPU sebanyak 125.784, dengan ju,lah tital penerimaan 125.784. (Redal)***




