GALAGALA.ID, Subang,- Prestasi membanggakan ditorehkan Rafasya Zivana Putra, siswa kelas XI SMAN 1 Subang (SMANSA), yang sukses meraih medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Senior 2026 di Divisi Standar Nasional.
Rafasya turut mengantarkan Jawa Barat meraih emas pada nomor aduan beregu putra bersama dua atlet lainnya, Mikail dan Sean.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi Rafasya, tetapi juga bagi klub panahan Etgac dan Kabupaten Subang. Pasalnya, Rafasya menjadi satu-satunya atlet dari klub Etgac sekaligus Kabupaten Subang yang berhasil lolos untuk berlaga pada kejuaraan nasional bergengsi tersebut.
Di balik keberhasilan itu, terdapat proses panjang berupa latihan konsisten, pembinaan fisik, serta penguatan mental bertanding yang dijalani Rafasya bersama pelatihnya, Coach Ahmad Sirojudin.
Rafasya mengungkapkan, keikutsertaannya dalam Kejurnas Panahan Senior 2026 menjadi pengalaman yang sangat luar biasa. Selain berkompetisi menghadapi atlet-atlet dari berbagai daerah, ajang tersebut menjadi kesempatan berharga untuk mengasah mental dan menambah pengalaman bertanding di level nasional.
Baginya, prestasi yang diraih saat ini bukanlah alasan untuk cepat berpuas diri. Sebaliknya, medali emas tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga konsistensi latihan.
“Semoga saya tidak cepat merasa puas dengan pencapaian saat ini. Untuk bisa menjadi juara, kita harus konsisten berlatih serta mengikuti dan melaksanakan apa yang sudah dilatih sebaik mungkin,” ungkap Rafasya dalam keterangannya, Rabu (14/10/2026).
Perjalanan Rafasya di dunia panahan dimulai sejak duduk di kelas VIII SMP atau sekitar 2024. Setelah bergabung dengan klub panahan Etgac, ia aktif mengikuti berbagai kejuaraan, baik di tingkat daerah maupun provinsi, hingga akhirnya mendapatkan kesempatan berlaga di Kejurnas Panahan Senior 2026.
Rafasya juga menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Provinsi (Pengprov) dan Pengurus Cabang (Pengcab) PERPANI, khususnya PERPANI Kabupaten Subang, yang telah memberikan dukungan dan memfasilitasi proses menuju kejuaraan nasional, mulai dari seleksi, pendaftaran, hingga berbagai kebutuhan lainnya.
“Terima kasih kepada Pengprov dan pengurus PERPANI Subang yang sudah memfasilitasi kami, mulai dari seleksi, pendaftaran, dan lainnya hingga bisa mengikuti Kejurnas Senior ini. Terima kasih juga secara khusus kepada klub saya, Etgac, serta pelatih saya, Coach Ahmad Sirojudin, yang selama ini telah bekerja keras melatih saya,” tuturnya.

Coach Ahmad Sirojudin: Prestasi Rafasya Buah Konsistensi Latihan
Sementara itu, Coach Ahmad Sirojudin, guru SDN Rawasari Kabupaten Subang yang juga melatih Rafasya di klub Etgac, mengaku bahagia dan bangga atas pencapaian anak didiknya di tingkat nasional.
Menurut Ahmad, keberhasilan Rafasya tidak diraih secara instan. Proses pembinaan dilakukan secara berkelanjutan dengan menitikberatkan pada kesiapan fisik, penguasaan teknik, kedisiplinan, dan kekuatan mental saat menghadapi pertandingan.
Konsistensi Rafasya dalam menjalani program latihan menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkannya hingga lolos ke Kejurnas Panahan Senior 2026 dan meraih medali emas bersama tim Jawa Barat.
“Alhamdulillah, saya sangat bahagia dan bangga Rafasya bisa meraih prestasi di kejuaraan nasional. Dia merupakan satu-satunya atlet dari klub Etgac dan Kabupaten Subang yang berhasil lolos ke Kejurnas Senior kali ini. Apalagi, Rafasya sendiri merupakan atlet yang saya latih,” ungkap Ahmad.
Ia berharap prestasi tersebut menjadi modal berharga bagi Rafasya untuk terus berkembang, meningkatkan kualitas teknik dan mental bertanding, serta menghadapi kompetisi-kompetisi berikutnya dengan persiapan yang lebih matang.
Keberhasilan Rafasya juga menjadi suntikan motivasi bagi pembinaan olahraga panahan di Kabupaten Subang. Prestasi ini diharapkan dapat mendorong atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih, berani berkompetisi, dan mengukir prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Terlebih, Kabupaten Subang tengah mempersiapkan atlet-atlet terbaiknya untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
Medali emas yang diraih Rafasya di level nasional menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dukungan pelatih, serta pembinaan yang berkesinambungan dapat membuka jalan bagi atlet muda Subang untuk bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.(redal)***




