Semarang, Galagala.Id,– Pengiriman ratusan anjing ke Solo untuk dikonsumsi dan diduga ilegal, berhasil digagalkan Satuan Reserse Kriminalitas (Satreskrim) Polrestabes Semarang. Selain mengamankan 226 anjing, juga truk dan 5 kru-nya.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar kepada wartawan, Minggu (7/1/2024) mengatakan, lima orang kru truk langsung diamankan dan kini sedang dimintai keterangan oleh petugas. Hasil penyelidikan sementara, ratusan ekor anjing ini berangkat dari Subang dengan tujuan Solo.Minggu, 7 Januari 2024.

Truk yang mengangkut ratusan ekor anjing dengan tujuan Solo ini berhasil diamankan di pintu gerbang tol Kalikangkung Semarang. Dari hasil penyelidikan sementara, sebanyak 226 ekor anjing yang didapati dalam kondisi terikat di mulut dan kakinya, serta digantung menggunakan karung. Anjing tersebut akan dijagal untuk kemudian dagingnya dijual untuk dikonsumsi.
“Informasi itu sudah kita dapatkan selama satu bulan terakhir, tetapi baru malam ini bisa kita gagalkan 226 ekor anjing, sementara ini 5 orang diamankan. Para terduga ini kita jerat UU 41 Tahun 2014 tentang Peternakan Kesehatan Hewan, ancamannya hukuman 5 tahun,” kata Irwan Anwar.
Ketua Animals Hope Shelter Indonesia Christian Josua menyebut, pembeli anjing ini sudah menunggu di pinggir jalan tol. Setelah truk pengangkut anjing dari Jawa Barat tiba, anjing dipindahkan ke mobil pikap.
“Mereka ini pembelinya sudah menunggu di pinggir jalan tol, jadi mereka ini dibuang dari atas truk ke atas mobil pikap pembelinya,” kata Christian.
Satu ekor anjing harganya mulai dari Rp 50.000 sampai Rp 250.000 tergantung besar kecilnya hewan. Anjing itu akan dijagal lalu dagingnya dijual per kilogram dengan harga Rp 40.000 untuk dimakan.
“Mereka beli per ekornya dari Rp 50.000 sampai Rp 250.000, tergantung besar kecilnya anjing, sampai di Solo Raya mereka jual ke pedagang Rp 40.000 per kilogram,” terangnya.
Pihak kepolisian masih mendalami adanya beberapa dokumen seperti surat jalan dari polisi dan surat keterangan kesehatan hewan yang diduga dipalsukan oleh awak truk.(Redal)***





