Peringati Hari Tani Nasional 2025. Wakil Bupati Subang dan Kapolres Bantu P3STL

GALAGALA.ID,Subang,- Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., menghadiri kegiatan Syukuran Hari Tani Nasional Kabupaten Subang Tahun 2025 yang mengusung tema “Petani Tangguh, Panen Terjaga”.

Acara tersebut berlangsung di Gazebo Alun-alun Subang pada Rabu (24/09/2025) dengan dihadiri unsur Forkopimda, organisasi petani, serta para pelaku pertanian dari berbagai wilayah.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur dan Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono menyerahkan bantuan kepada para petani berupa benih padi varietas Inpari 32 sebanyak 500 kg, handsprayer merek Tasco ES17X sebanyak 10 unit, bibit jambu air, alpukat, mangga, rambutan rapiah, durian, dan kopi robusta masing-masing 10 pohon, serta pupuk Urea Tawon sebanyak 2,5 kwintal oleh Polres Subang yang berasal dari Dinas Pertanian Kabupaten Subang.

Acara diawali dengan penyampaian prakata oleh perwakilan Perkumpulan Petani Penggarap Sejahtera Tani Lestari (P3STL), Samsul Hadi, yang menyoroti sejumlah persoalan agraria yang masih dihadapi para petani di Subang.

Pihaknya menyampaikan aspirasi terkait kepastian hukum, penyelesaian konflik lahan, serta perlunya keberpihakan kebijakan bagi petani di tingkat daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para petani yang telah menjadi tulang punggung ketahanan pangan.

Menurutnya, peran petani terbukti vital, terutama saat masa sulit pandemi COVID-19, di mana sektor pertanian mampu menjaga stabilitas ekonomi dan menyediakan pangan bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras para petani, Subang tetap bertahan bahkan menjadi salah satu lumbung padi nasional dengan produktivitas mencapai 1,2 juta ton. Tidak hanya padi, Subang juga dikenal dengan perkebunan kopi, manggis, dan nanas yang telah menembus pasar ekspor. Allah menganugerahkan Subang dengan laut, pegunungan, hingga lahan pertanian yang luas. Semua potensi ini harus dijaga dan dikelola dengan baik untuk kemajuan bersama,” ujar Kang Akur.

Lebih lanjut, Kang Akur menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan industri dan keberlangsungan pertanian.

Dengan adanya Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan dukungan infrastruktur seperti Bendungan Sadawarna, diharapkan produktivitas pertanian di Subang dapat terus meningkat tanpa mengorbankan lahan pertanian produktif.

Terkait aspirasi yang disampaikan P3STL, Kang Akur menekankan perlunya mencari solusi bersama yang sesuai dengan regulasi.

“Kami memahami persoalan yang dihadapi. Pemerintah daerah tidak akan menzalimi petani, karena petani adalah backbone pembangunan ekonomi nasional. Mari kita jaga kondusivitas Subang, karena hanya dengan suasana yang aman dan tertib, roda pertanian dan ekonomi bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Kegiatan Syukuran Hari Tani Nasional 2025 ditutup dengan ramah tamah dan diskusi terbuka antara Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, dan para petani anggota P3STL. (Yop/Redal)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *