Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur menyerahkan penghargaan atau hadiah ibadah umroh kepada nasabah PNM yang dinilai cukup baik pada gelaran PKU Akbar 2025 yang mengusung tema “Dari Lokal untuk Global : UMKM Subang Ngabret Sejahtera Digaet”
GALAGALA.ID, Pagaden,- PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Kabupaten Subang menggelar kegiatan Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar 2025 yang berlangsung cukup meriah dengan dihadiri Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Hj. Ega Agustine Rosyadi,serta Kepala Direktorat Pengawasan LJK 2 OJK Provinsi Jawa BaratSubang.
Selain itu juga Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, perwakilan Pegadaian Cabang Subang, BRI Subang, Dinas Perhubungan, Dinas DKUPP, UPTD PLUT Subang, Forkopimcam Kecamatan Pagaden.
Kegiatan tersebut digelar pada Sabtu (20/9/2025) bertempat di Graha Hajjah Masayu Zubaidah, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang.
Dengan diikuti oleh ratusan nasabah serta pelaku UMKM binaan PNM, kegiatan tersebut mengusung tema “Dari Lokal untuk Global: UMKM Subang Ngabret, Sejahtera Digaet”. Bahkan pada kesempatan tersebut, diserahkan juga tabungan emas hasil kolaborasi antara PNM dan Pegadaian kepada lima penerima, serta penghargaan kepada dua nasabah PNM terbaik berupa hadiah umrah.

Melalui tema besar yang diusung kali ini, menurut Kepala Cabang PNM Subang Panji Sasmoyo, bahwa pihaknya tetap berkomitmen membangun UMKM mandiri, unggulan dan profesional.
Hal tersebut agar UMKM naik kelas, PNM juga baik para pelaku UMKM di Subang dan Purwakarta sampai bulan September 2025 ini sudah menyalurkan kredit sebesar Rp.491 Miliar kepada 178 ribu UMKM.
“Untuk itu kami terus berkoordinasi aktif dengan insan PNM, pemerintahan , mitra holding ultra mikro yakni BRI dan pegadaian,”ujar Panji Sasmoyo.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur, mengapresiasi setinggi-tingginya komitmen PNM yang terus mendampingi dan memperkuat kapasitas UMKM melalui akses pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan.
“UMKM adalah penopang utama ekonomi kerakyatan di Subang. UMKM telah membuka banyak peluang kerja, menggerakkan ekonomi desa, dan menjadi sumber penghidupan keluarga,” ungkap Kang Akur.

Kang Akur optimistis dengan adanya program ini UMKM Subang dapat naik kelas, bukan hanya unggul di daerah sendiri, tetapi juga mampu bersaing di pasar global.
Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung penguatan SDM, akses pasar, digitalisasi usaha, serta mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BUMN, swasta, dan komunitas UMKM.
“Saya berharap seluruh peserta dan nasabah PNM memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ikuti pelatihan, gali ilmu, bangun jaringan, dan terapkan dalam usaha masing-masing,” pungkas Kang Akur.
Ia juga mengajak agar momentum ini menjadi ajang memperkuat kolaborasi, membangun optimisme, dan menghadirkan karya nyata demi terwujudnya Subang yang lebih unggul, maju, dan kompetitif.


Kehadiran BUMN, khususnya PNM, dinilai sangat membantu pelaku UMKM, mulai dari akses permodalan, bimbingan usaha, hingga distribusi produk.
Menutup sambutannya, Kang Akur dengan senang hati menyatakan kesiapannya untuk mempromosikan produk UMKM Subang melalui media sosial pribadinya.
“Cukup bawa sampel produk dan harga, nanti akan saya bantu promosikan setiap malam Rabu,” pungkasnya (Redal)***




