GALAGALA.ID, Blanakan,- Polri terus menunjukkan kehadirannya di tengah masyarakat tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga melalui pendekatan humanis dengan ikut menjaga dan menghormati berbagai tradisi serta kearifan lokal.
Hal tersebut ditunjukkan Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H., saat melakukan pengecekan langsung rangkaian kegiatan Syukuran Ruat Laut ke-59 KUD Mina Fajar Sidik di Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Sabtu (26/9/2026).
Kehadiran Kapolres Subang bersama jajaran menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkuat komunikasi antara Polri dengan masyarakat pesisir.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Subang bersama jajaran turut mengikuti Baritan dan doa bersama, kemudian melakukan patroli di sekitar lokasi kegiatan. Pengecekan juga dilakukan terhadap perahu yang akan digunakan dalam prosesi pelarungan kepala kerbau ke laut serta karnaval perahu rias nelayan.
Selain itu, Kapolres Subang turut menghadiri pembukaan pagelaran wayang purwa dan menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan hiburan musik.
Kehadiran langsung pimpinan Polres Subang di tengah masyarakat menjadi bentuk pelayanan Polri yang mengedepankan pendekatan humanis, komunikatif, dan responsif. Personel tidak hanya melaksanakan pengamanan, tetapi juga membangun interaksi dengan masyarakat guna menciptakan suasana kegiatan yang nyaman dan tertib.
Kapolres Subang menekankan bahwa pengamanan kegiatan masyarakat harus dilakukan dengan mengedepankan sikap humanis serta komunikasi yang baik.
“Polri hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. Mari bersama-sama menjaga ketertiban, saling menghormati, dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib,” pesan Kapolres Subang kepada masyarakat.
Pengamanan juga dilakukan dengan mengedepankan langkah-langkah preventif melalui patroli dan pemantauan di sekitar lokasi kegiatan. Hal tersebut menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi, khususnya dalam memberikan pelayanan yang responsif sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini.
Melalui kegiatan ini, Polres Subang menunjukkan komitmennya untuk terus hadir dalam berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan sosial, budaya, keagamaan, maupun tradisi lokal.
Kehadiran Polri diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga semakin memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Dengan semangat Polri Presisi, Polres Subang terus mengedepankan prinsip Adaptif, Responsif, Kolaboratif, dan Solutif dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan sebagai bagian dari masyarakat.
Sempat Kecewa
Ketua KUD dan panitia termasuk tokoh setempat sempat merasa kecewa karena pesta adat yang menjadi identitas dan napas hidup nelayan Pantura Subang ini hanya digelar setahun sekali. Apalagi persiapan pun dilakukan berbulan-bulan secara swadaya oleh nelayan.
“Jelas kami kecewa berat. Kami sudah berdandan, sudah siapkan sambutan untuk Pak Gubernur dan Pak Bupati. Tapi sampai acara selesai, yang ditunggu tidak datang. Rasanya kami tidak dianggap,” kata seorang tokoh nelayan Blanakan.
Kekecewaan warga semakin terasa karena di lokasi, dua kursi VVIP yang dipasang tepat di depan panggung utama terlihat kosong melompong. Kursi itu sengaja disiapkan panitia KUD Bina Fajar Sidik untuk orang nomor satu di Jabar dan Subang.
Ketua KUD Bina Fajar Sidik, Dasam MB, membenarkan bahwa undangan resmi telah dilayangkan kepada Gubernur dan Bupati Subang. Ia pun tak bisa menahan kekecewaan warganya.
“Undangan resmi sudah kami sampaikan. Kami sangat berharap beliau hadir untuk melihat langsung kondisi nelayan Blanakan. Tapi kami memahami mungkin ada kesibukan lain. Harapan kami tahun depan bisa hadir,” ujar Dasam MB.
(rls/redal)***
Kehadiran Kapolres Subang Jadi Obat Keridak-hadiran Gubernur Jabar dan Bupati di Ruwat Laut ke-59 Blanakan




