29.4 C
Indonesia
More

    Gara-gara Warisan, Kakak Bunuh Adiknya saat Tertidur Lelap….

    Subang,Galagala.Id,- Jajaran Satreskrim Polres Subang bersama Polsek Pabuaran akhirnya berhasil mengungkap motif pembunuhan dalam kurun waktu 40 hari. Hal ini berawal dari penemuan adanya seseorang yang tewas dalam kamar dengan penuh luka tusuk.

    Kejadian di Kampung Cigoong, Desa Karanghegar, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang ini pun geger warga. Korban berinisial Tasen (58) ditemukan sudah tewas pada Minggu, 20 Agustus 2023 oleh suaminya yang baru saja pulang menggembala bebek di sawah sekitar pukul 17.00 WIB.

    “Hasil penyelidikan dan penyidikan akhirnya terungkap kalau yang melakun adalah kalanya sendiri bernitial S (70),” kata Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu didampingi Wakapolres, Kompol Endar, Kasatreskrim, Iptu Herman Saputra, Kasi Propam AKP Willy dan Kasi Humas, Yusnan kepada wartawan, Rabu (8/11/2023).

    Pelaku berangkat dari rumahnya yang berbeda dusun menuju ke rumah korban dengan membawa sebilau pisau dapur. Pelaku menuju rumah korban melalui jalan gang dan melewati perkebun. Pelaku memasuki rumah korban melewati pintu belakang dengan mencongkel tulak terbuat dari kayu sehingga pintu tersebut terbuka.

    Lebih lanjut AKBP Ariek menjelaskan, pelaku kemudian masuk ke dalam rumah dan menuju ruang tengah yang didapati korban tertidur yang berselimut kain samping.

    “Pelaku membekap mulut korban dengan kain samping menggunakan tangan kirinya, sementara tangan kanannya menusuk tubuh korban dengan menggunakan pisau yang dibawanya ke bagian pinggang, perut dan punggung secara berkali–kali,” jelasnya.

    Setelah melakukan penusukan pelaku langsung keluar melalui pintu dapur dan melewati jalan belakang rumah, selanjutnya pelaku pulang ke rumahnya melalui perkebunan dan pesawahan.

    “Setibanya di rumah pelaku langsung mencuci pakaian dan pisau yang dikenakannya pada saat melakukan perbuatan tersebut,” ucapnya.

    Terkait motif karena pelaku kesal soal warisan. Sebab sering diperbincangkan para tetangga mengenai pembagian warisan yang dikuasainya sampai saat ini belum dibagikan kepada korban.

    Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 340 Jo Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau paling lama dua puluh tahun.(Redal)***

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Related articles

    Recent articles