Bandung,Galagala.Id,- Dekranasda Kabupaten Subang patut berbangga karena dua pengrajinnya berhasil meraih juara pertama. Demikian pula untuk heleran yang digelar pada Heleran Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) dan Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2023 di Halaman Gedung Sate Kota Bandung berhasil meraih ketiga.
Bupati Subang H. Ruhimat didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Subang Hj. Yoyoh Sopiah Ruhimat pun mengikuti kegiatan ini pada Sabtu 8 Juli 2023. Bahkan Bupati yang akrab disapa Kang Jimat beserta isteri naik kendaraan Hias bertema Nanas Subang. Sementara para kepala OPD Kabupaten Subang pun ikut serta dalam arak-arakan pawai.


Kedua pengrajin yang berhasil jadi juara masing-masing Kategori Material Alam diraih oleh KJL.ID, Yono Taryono, SE asal Wantilan Cipeundeuy, dengan produk kerajinan limbah pipa PVC, Kriya terbaik berbahan baku material alam.
Untuk kategori Serat Alam, diraih oleh ALFIBER Alan Sahroni, asal Kecamatan Jalancagak. Produk kerajinan serat daun nanas, kriya terbaik berbahan baku serat alam. Sedangkan Lomba Heleran Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 meraih juara ketiga.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada kesempatan ini menyebutkan kalau kegiatan tersebut adalah ‘showcase’ identitas Provinsi Jawa Barat. selanjutnya Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa Kang Emil menjelaskan di provinsi Jawa Barat setiap tahunnya penyerapan tenaga kerja 97% bukan oleh konglomerasi atau industri besar tetapi oleh sektor UMKM. Kang Emil mengibaratkan Provinsi Jawa Barat adalah ‘Negeri UMKM’, ‘Negeri Ekonomi Kerakyatan’.
“Perputaran ekonomi di Jawa Barat sekitar lebih dari 60%.

“Insya Allah negeri ini (Provinsi Jawa Barat) dapat berdiri sendiri. bahkan di tengah krisis global, saya bisa mengatakan kita akan aman, karena kita mampu memenuhi kebutuhan diri kita sendiri dan tidak terlalu bergantung kepada jual beli dengan pihak luar, apresiasi karena kita mampu menyelesaikan kebutuhan dengan produk produk Jawa Barat sendiri,” ungkap Kang Emil.
Kang Emil pun menjelaskan Heleran Karya Kreatif Jawa Barat dapat dilaksanakan di depan Gedung Sate karena Indonesia telah dapat menangani pandemi covid.
“Alhamdulillah sekarang kita sudah boleh lepas masker, dan tahun-tahun sebelumnya kita hanya bisa melaksanakan secara terbatas. Selamat kepada Kota/Kabupaten yang akan mengikuti arak-arakan,”pungkasnya.
Sebelumnya kegiatan ini dibuka oleh Sekda Provinsi Jawa Barat didampingi Ketia Dekranasda Jawa Barat, Atalia Praratya pada Jumat (7/7/2023) dan akan berlangsung hingga Minggu (9/7/2023). Ditampilkan berbagai produk fashion, kriya hingga aksesoris dari para pelaku UMKM di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Menurut Ketua Dekranasda Jawa Barat mengatakan, produk UMKM dari Provinsi Jawa Barat sangat banyak namun kurang dikenal ke masyarakat luas sehingga dengan adanya kegiatan tersebut mampu menjadi ajang promosi lebih luas lagi.
“Dari kegiatan ini kita ingin produk dari Jabar dapat akses ke pasar yang lebih luas sehingga banyak pembelinya,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut Ketua Dekranasda Jawa Barat Atalia Praratya juga mengunjungi booth pamaren Kabupaten Subang sekaligus meninjau berbagai produk kerajinan.

Turut hadir Ketua Dekranasda Kabupaten Subang Hj. Yoyoh Sopiah Ruhimat, plt. Asda II, Kadis Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan, H.Yayat Sudrajat.beserta para perwakilan OPD Kabupaten Subang mengunjungi booth sebagai bentuk dukungan terhadap produk UMKM Kabupaten Subang.(Adv/redal)***




