Terlebih, Subang saat ini tengah menuju era industrialisasi, dimana dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) telah disetujui di Kabupaten Subang oleh Menko Perekonomian RI.

Selain itu, dalam mempersiapkan era industrialisasi tersebut, Pj. Bupati menyampaikan bahwa Sumber daya manusia harus disiapkan dengan baik, karena dirinya tidak ingin masyarakat Kabupaten Subang hanya menjadi penonton di rumah sendiri.
Selanjutnya, Pj. Bupati Subang beserta jajaran melanjutkan kegiatan dengan meninjau Festival Literasi dan Stand Guru Penggerak dari 30 Kecamatan.
Selain itu, Pj. Bupati Subang juga mengunjungi SMPN 1 Ciasem untuk meninjau bagaimana penerapan transformasi pendidikan yang didukung oleh Google di sekolah tersebut.
PT Dahana Beri Bantuan
Ternyata pada kegiatan di atas, Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Dahana menyerahkan bantuan fasilitas pendidikan. Menurut Supervisor TJSL Dahana, Enok Elia, bantuan yang diberikan oleh Dahana merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk turut mencerdaskan kehidupan bangsa, sekaligus menjalankan amanah Tujuan Program Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs) pilar pendidikan.
“Sebagai perusahaan besar yang beroperasi di Subang, Dahana ingin maju dan berkembang bersama masyarakat sekitar. Kehadiran Dahana dalam acara ini merupakan bentuk dukungan bagi kampanye pengentasan Anak Tidak Sekolah (ATS). Kami berharap, Subang dapat berkontribusi banyak untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045,” ujar Enok.
TJSL Dahana menetapkan program pendidikan menjadi salah satu prioritas dalam beberapa tahun ke belakang. Berbagai kegiatan telah dilakukan, baik memberikan bantuan berupa sarana prasarana untuk sekolah, maupun bantuan fasilitas pendidikan untuk siswa-siswa di Kabupaten Subang.
Enok menilai, pendidikan adalah pondasi paling dasar bagi kemajuan suatu bangsa, oleh sebab itu, tidak ada alasan untuk anak usia sekolah tidak berangkat ke sekolah. Dengan nilai-nilai Core Values AKHLAK, ia berharap agar setiap entitas dapat berkolaborasi menjawab permasalah angka putus sekolah di Kabupaten Subang.
“Semoga bantuan yang diberikan Dahana bisa memberikan semangat lebih kepada siswa untuk belajar serta dapat dicontoh oleh seluruh perusahaan yang beroperasi di Subang. Pendidikan anak merupakan hak dasar yang harus dipenuhi sekaligus menjadi prasyarat bagi kemajuan suatu bangsa, Perjuangan pengentasan Anak Tidak Sekolah (ATS) adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Enok.

Perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Subang, Fera Maulidya Sukarno yang menerima secara simbolis bantuan dari PT Dahana mengapresiasi langkah yang telah diambil oleh perusahaan kiblat bahan peledak Indonesia. Ia turut mendoakan agar Dahana terus maju dan berkembang menjadi perusahaan kelas dunia.(Redal)***




