Bertindak Anarkis, Rusak Fasilitas Kota Polisi Tembak Pengunjukrasa ke KPU Subang

Subang,Galagala.Id,-Ribuan pengunjukrasa yang tidak puas terhadap kinerja KPU Subang, berhasil dibubarkan dan diamankan beberapa provokatornya. Bahkan ada 2 pengunjukrasa yang berusaha melawan dan tidak mengindahkan tembakan peringatan terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan langsung oleh pasukan Den 45 Anti Anarkis Brimob Polda Jabar.

Unjukrasa berawal dari unjuk rasa ke KPU terkait adanya Paslon yang ditolak karena tidak memenuhi syarat dan tidak puas atas penerimaan serta penjelasan KPU. Aksi massa malah menjadi besar sehingga datang tim negosiator, tetapi pengunjukrasa yang mengaku dirugikan pasangan calonnya malah terus bertambah dan mulai anarkis

Kepala Bagian Operasi Polres Subang, Kompol Iwan Setiawan pun langsung meminta petunjuk kepada Kapolres karena anggota Sabhara sudah diturunkan tetapi kewalahan. Kapolres pun meminta bantuan Brimob dan unjukrasa yang berhasil didorong beralih ke kota dengan pengrusakan dan penjarahan. Beberapa gas air mata dan tembakan peringatan pun diberikan, namun tak diindahkan

Untuk mengatasinya, Kapolres Subang meminta petunjuk Kapolda Jabar dan Pasukan Den 45 Anti Anarkis Brimob Polda Jabar datang namun pengunjuk rasa membandel malah tidak mengindahkan tembakan peringatan serta lemparan gas air mata. Akhirnya tembakan pelumpuhan pun diarahkan hingga ada yang terkena.

Tim kesehatan pun berhasil mengevakuasi setelah Brimob terus mendesak dan menangkapi pengunjuk rasa bersama jajaran Reskrim Polres Subang dan pasukan gabungan.

Hal ini terlihat pada saat simulasi Sispamkota guna engoptimalkan pengamanan Pemilihan Umum dan Pilkada 2024 di Jalan KS Tubun, Subang, Jumat (20/10/2023).

Menurut Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, apa yang dilakukannya merupakan antipasi bila ada sesuatu tidak diinginkan, khusus untuk mengamankan Pemilu apabila terjadi kontigensi. “Mereka akan mengikuti setiap tahapan sesuai dengan prosedur tetap (protap), yang akan dilatih oleh Brimob sebagaimana tadi kita saksikan, “ujarnya.

Tentu saja harapannya tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Sebab dengan sinergitas dan soliditas TNI-Polri sekaligus netralitas. Pemilu akan berjalan aman dan damai. Namun demikian kewaspadaan dan penyiapan pasukan sudah disiagakan pada saatnya nanti dan merupakan realisasi dari Operasi Mantap Brata Lodaya 2023-2024.

Bupati Subang H.Ruhimat yang diwakili Wabup H.Agus Masyku mengaku bangga dan benar benar keren keren. Bagaimana tidak apa yang ditampilkan seperti sungguhan. Yang melempar dan dilempar serta lainnnya benar benar apa adanya dan ini baru terjadi di Kabupaten Subang.

Wabup juga berharap tahapan Pemilu yang sudah dimulai benar benar dijaga sehingga Pemilu serentak maupun Pilkada pada tanggal 27 Nopembe 2024 berjalan aman dan sesuai harapan bersama.

(Redal)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *