“Berkawan dengan Alam” Jadi Tema Kegiatan Ribuan Siswa RA di Ciater

GALAGALA.ID, Ciater,- Ribuan siswa dan guru yang tergabunh di Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Subang menggelar kegiatan “Berkawan dengan Alam” di Wana Wisata Smart Hills Camp, Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Subang, Selasa(26/8/2025)

Selain ajang silaturrahim juga menjadi sarana pengenalan alam sekaligus edukasi pengelolaan sampah bagi siswa-siswi Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Subang, dalam rangka mendukung program Jabar Bersih dan Sehat Berkelanjutan (Jabar Berseka) dengan target tuntas sampah dari desa.

Ketua IGRA Kabupaten Subang, Zakiyah Solihat, S.Ag, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada anak usia dini dalam mengenal alam dan pengelolaan sampah. Melalui metode bermain di tiga wahana—zero waste, menanam pohon, dan memilah sampah—kami berharap anak-anak bisa menjadikannya karakter, bahkan menceritakan kembali kepada orang tua dan saudara di rumah,” ujarnya.

Sebagaimana diungkapkan, Asisten Daerah Perekonomian dan Pembangunan juga selaku Plt. Kepala Dinas LH Subang, H.Hidayat, dengan adanya kegiatan ini akan menumbuhkan kesadaran sejak dini dalam pengelolaan lingkungan hidup diwilayah kabupaten subang. Kenapa sampah yang menjadi tema dalam kegiatan berkawan dengan alam ini sejalan dengan sekolah berbudaya lingkungan di tingkat sd, smp/mts, sma/smk/ma.

Kebijakan bupati hari ini untuk mengelola sampah dari sumbernya dengan intruksi bupati no 3 tahun 2025 tentang pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Semoga siswa dan siswi ra ini menjadi pemipin bangsa dimasa depan. Mari kita kelola sampah dan juga ramah terhadap lingkungan.

Demikian pula, pemateri Cece Rahman, S.Sos, JF Pengendali Dampak Lingkungan, menekankan pentingnya menanamkan pemahaman lingkungan sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan.


“Anak-anak harus dikenalkan dengan konsep sederhana tentang sampah, pohon, dan lingkungan lewat permainan. Dari kecil mereka belajar memilah, menanam, dan menjaga kebersihan, sehingga tumbuh karakter peduli lingkungan yang melekat hingga dewasa. Harapannya, mereka bisa menjadi agen kecil yang memberi pengaruh positif, baik di rumah maupun di masyarakat,” ungkapnyacara ini juga dihadiri Ketua DPW IGRA Jawa Barat Hj. Cicih, Kepala Kantor Kemenag Subang, Kasi Madrasah, serta para pengawas RA se-Kabupaten Subang. Kehadiran mereka menambah semarak sekaligus memperkuat dukungan terhadap program pembentukan karakter peduli lingkungan sejak dini.

Acara ini juga dihadiri Ketua DPW IGRA Jawa Barat Hj. Cicih, Kepala Kantor Kemenag Subang, Kasi Madrasah, serta para pengawas RA se-Kabupaten Subang. Kehadiran mereka menambah semarak sekaligus memperkuat dukungan terhadap program pembentukan karakter peduli lingkungan sejak dini.

Kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif di tiga wahana. Anak-anak yang sudah dibekali tanda warna saat registrasi—kuning, merah, dan biru—mengikuti permainan sesuai tema yang telah ditentukan.


Salah satu peserta, Ananda Safik dari RA Darul Falah Cikaum, mengaku senang dan bersemangat.
“Seru banget, asik mainnya, pengen ikut lagi,” katanya dengan polos.

Dengan kegiatan ini, diharapkan tumbuh generasi anak-anak Subang yang mencintai alam, terbiasa mengelola sampah dari sumbernya, dan menjadi agen perubahan lingkungan di masa depan.(yop/redal)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *