Abaikan Bila Ada Oknum Mengaku Pengawas. Bupati Subang Tinjau Rehabilitasi SDN Binakarya

GALAGALA.ID Tambakdahan,- Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP kembali melaksanakan
Saba Desa di Kecamatan Tambakdahan. Salah satu rangkaianya meninjau pelaksanaan rehabilitasi ruang kelas SDN Binakarya yang berlokasi di Desa Wanajaya, Tambakdahan, pada Jum’at (09/10/2026).

Kedatangan Bupati Subang beserta rombongan disambut hangat dan meriah oleh para siswa, tenaga pendidik serta kepala sekolah dasar se-Kecamatan Tambakdahan. Penyambutan turut dimeriahkan dengan kreasi pertunjukan sisingaan

Adapun pelaksanaan rehabilitasi ruang kelas tersebut berlangsung selama 130 hari dengan nilai anggaran Rp199.800.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Subang Tahun Anggaran 2026

Kepala SDN Binakarya, Eri Lestari, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pelaksanaan rehabilitasi ruang kelas di sekolahnya, sehingga memberikan dampak baik dan dapat meningkatkan kenyamanan kegiatan belajar mengajar.
“Banyak terima kasih, karena kami mendapatkan bantuan rehabilitasi dua ruang kelas” tuturnya

Sementara itu, saat ditemui di sela kegiatan, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey menyampaikan bahwa pelaksanaan rehabilitasi ruang kelas menjadi salah satu indikator pemerataan infrastruktur pendidikan di Kabupaten Subang
“Insya Allah, saya optimis di kepemimpinan saya, karena memang di kepemimpinan saya 2.100 ruang kelas rusak harus selesai”jelasnya

Kang Rey menegaskan bahwa penuntasan ruang kelas tersebut dilakukan secara berkala setiap tahunnya, sehingga akan selesai sesuai target dan rencana yang telah dicanangkan hingga akhir masa kepemimpinannya

Tidak hanya itu, Kang Rey menegaskan bahwa sepanjang pelaksanaan rehabilitasi sekolah, tidak lepas dari pengawasan, sehingga program tersebut berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan
“Fungsi pengawasan itu sudah ada yang pegang, ada BPK, Inspektorat Daerah,”ungkapnya

Ia juga menegaskan bahwa pada pelaksanaannya ada di bawah pengawasan resmi, sehingga tidak boleh ada oknum yang tidak bertanggung jawab menjadi penghambat
“Kalau ada oknum-oknum yang mengatasnamakan dari Disdik, media, LSM, ditolak saja, karena pada prinsipnya sekolah punya lembaga pengawasan yang resmi” tegasnya

Turut mendampingi kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, para Asisten Daerah Setda Subang, kepala perangkat daerah, dan kepala bagian di lingkungan Setda Subang, serta pendamping lainnya. _(yop/redal)_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *