GALAGALA.ID, Subang,- Lautan eceng gondok dan kadang sampah yang memenuhi Situ Sukamelang di Kelurahan Sukamelang Kecamatan Subang, kini sudah bersih walaupun belum seratus persen hilang.
Menurut Lurah Sukamelang, Anas Hamzah yang baru memimpin terus bertekad ingin bersih dan lestari hingga jadi sarana bermain atau kegiatan wisata air di kemudian hari.

Ternyata mimpinya sama seirama dengan Camat Subang, Sumardi yang juga belum lama menjabat. “Dengan adanya kegiatan bhakti sosial membersihkan situ Sukamelang diharapkan kedepannya situ sukamelang bersih dan lestari bahkan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan wisata air di kota subang, “kata Camat Subang didampingi Lurah usai menggelar aksi kebersihan massal, Sabtu (24/1/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam upaya revitalisasi fungsi sungai sekaligus pelestarian lingkungan di wilayah perkotaan. Bupati Subang Reynaldy yang diagendakan hadir ternyata ke Ciasem karena di sana ada tanggul jebol dan banjir hingga diwakili Asda II, R Memet Hikmat MW
Selain itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang Subang, Andri Priatna, Danramil setempat. Soliditas kewilayahan juga terlihat dengan kehadiran seluruh Lurah se-Kecamatan Subang, termasuk di antara Lurah Jabong dan Lurah Gunung Sari, Kecamatan Pagaden.
Tak hanya unsur kewilayahan, kegiatan ini juga melibatkan instansi teknis terkait mitigasi dan pengelolaan udara, antara lain perwakilan Dinas Pertanian, Tagana, BPBD Subang, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta Perum Jasa Tirta (PJT) II Subang.

Camat Subang menekankan bahwa normalisasi dan kebersihan Situ Sukamelang bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari rencana jangka panjang tata kota.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, pengelola sumber daya udara, dan masyarakat ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi ekologis Situ Sukamelang sebagai daerah tangkapan air sekaligus ruang terbuka hijau yang produktif bagi warga Subang.
Untuk ithlah, pasca aksi bersih situ akan dituntaskan pembersihan eceng gondok dan sampah an organik di badan situ. Penanaman pohon di sempadan situ dan lahan diwilayah selatann untuk Ruang Terbuka Hijau
Membuat bangunan/kontruksi untuk penyaring sampah di 3 muara sungai yang masuk ke situ. Sosialisasi ke warga kelurahan sukamelang, kel karanganyar, kel cigadung dan kel pasirkareumbi terkait pengelolaan sampah ramah lingkungan.
Bahkan Kadis LH, Andri berpesan kepada tim DLH untuk bisa menyesuaikan tugas kerja bhakti di situ sukamelang dan dalam penanganan sampah organik bisa dijadikan pupuk organik dan untuk sampah organik bisa diangkut oleh armada angkutan sampah DLH Subang

Selain itu kedepan harus ada kolaborasi secara berkelanjutan dalam mitigasinya dengan sosialisasi terkait pengelolaan sampah di kelurahan se-Kecamatan Subang dengan membuat bank sampah dan TPS 3R di setiap kelurahan/kecamatan minim 1 unit. (Redal) ***




