Galagala.Id, Subang,- Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Subang menegaskan bahwa Ramadhan tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan, melainkan harus menjadi ajang implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan nyata.
Ketua PC IMM Kabupaten Subang, Iqbal Maulana, menekankan bahwa Ramadhan harus menjadi momentum bagi mahasiswa dan masyarakat untuk berbuat lebih, bukan sekadar menjalankan seremonial tanpa dampak sosial.
“Ramadhan bukan hanya tentang seremonial tarawih dan buka bersama. Lebih dari itu, ini adalah waktu untuk merefleksikan peran kita di tengah umat. IMM Subang hadir untuk memastikan bahwa ibadah kita membawa perubahan nyata bagi masyarakat,” ujar Iqbal.
Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, IMM Subang telah menyiapkan serangkaian program yang berorientasi pada aksi sosial dan pemberdayaan:
✅ IMM Peduli – Gerakan berbagi sembako dan bantuan bagi kaum dhuafa.
✅ Sahur & Berbuka Bersama Kaum Marginal – Menyentuh langsung mereka yang membutuhkan.
✅ Kajian Sosial dan Keislaman – Membedah isu-isu aktual dari perspektif Islam yang solutif.
✅ Ramadhan hijau penanaman pohon 100 bibit lokasi yang terkikis lingkungan oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab
Iqbal Maulana menegaskan bahwa IMM Subang ingin menjadikan Ramadhan ini sebagai titik balik kesadaran kolektif.
“Ini saatnya kita bergerak! Ramadhan bukan sekadar ritual, tapi harus kita terjemahkan dalam aksi nyata. IMM Subang akan berada di garda terdepan untuk memastikan nilai-nilai Islam tidak hanya dibicarakan, tapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
IMM Subang: Bergerak, Menginspirasi, dan Menjadi Solusi! (Yop/Redal)***
PC IMM Kabupaten Subang: Ramadhan Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Implementasi Nyata!




