
Ia menambahkan bahwa dua kawasan telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, dengan potensi menyerap sekitar 200.000 tenaga kerja pada tahap konstruksi hingga produksi.
“Dengan peluang tersebut, kita optimis bisa surplus lapangan kerja pada tahun 2025-2027,” tegasnya.
Namun demikian, ia mencatat bahwa tingkat partisipasi pemilih dalam pemilu menurun menjadi 70,31% dan hal ini harus menjadi perhatian.
“Tantangannya adalah meningkatkan partisipasi pemilih melalui edukasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Pj. Bupati Subang berharap agar suksesi kepemimpinan dapat melahirkan inovasi dan kreativitas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah sesuai dengan perencanaan dalam RPJPD 2024-2045. Ia juga menekankan bahwa RPJPD 2025-2045 Kabupaten Subang merupakan bagian dari akselerasi visi RPJPN.
“RPJPD Kabupaten Subang mengusung visi ‘Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan,’ yang selaras dengan visi Presiden terpilih,” jelasnya.
Mengakhiri sambutannya, Pj. Bupati Subang berharap pembangunan yang dilakukan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan potensi industri dan kesiapan sumber daya manusia yang berdaya saing.
“Kita berharap capaian hari ini dapat mendorong perekonomian masyarakat pada tahun-tahun berikutnya,” pungkasnya.
Hadir dalam agenda tersebut unsur Forkopimda, para Asda Setda Subang, Staf Ahli Bupati Subang, Kepala OPD, Ketua Bawaslu, para Kepala Bagian di lingkup Setda Subang, dan para Camat se-Kabupaten Subang.(Yop/Redal)***




