Subang, galagala.id,- Pemakaman buhun, Eyang Buyut Kumis di Kelurahan Sukamelang, Kecamatan Subang terus dibenahi oleh warga dan tanpa ada bantuan dari pihak Pemkab.Subang sendiri. Padahal lahan tersebut kini sudah diklaim tanah milik Pemkab.Subang.
Saat ditemui, Minggu (25/6/2023) beberapa puluh warga bersama Bhabinkamtibmas Sukamelang, Aiptu Sudomo tampak sedang bergotong royong (Gotroy) melanjutkan pembuatan jalan tembus di sebelah barat dan timur makam. Bahkan warga bisa mendatangkan dan menggunakan alat berat sehingga pembuatannya lebih baik dan cepat.

“Alat berat berupa Bescos mah baru beberapa kali dan lebih banyak dikerjakan manual bersama-sama perwakila. warga dari 5 rukun warga (RW) dan Karang Taruna, ” Ketua RW 02, Tisna sebagai penanggungjawab Gotroy.
Dirinya tidak membantah bila penataan makam Buhun Eyang Buyut Kumis belum pernah mendapat sentuhan bantuan pemerintah daerah. “Penataan jalan Terusan Veteran di depan makam dan pemasangan tiang PJU termasuk KWh listriknya kita berswadaya,” kata Tisna.
Dengan demikian warga dari luar Sukamelang yang lewat terutama malam dan Subuh tidak merasa takut lagi. Demikian pula dengan pembuatan jalan yang sekarang dibuat, istuning hasil iuran dan tenaga sukarela.
Didampingi Bhabinkamtibmas dan Babinsa Peltu Hudi menjelaskan kalau pembuatan jalan untuk memudahkan warga bila ziarah maupun memakamkan dan tidak mengganggu arus jalan umum. Termasuk nilai tambahnya lahan yang jarang terjamah menjadi lahan cadangan pemakaman yang sudah mulai padat.
” Kita sudah sejak Mei 2023 mengerjakannya, hanya tidak setiap hari tetapi di waktu waktu warga senggang, “ungkap Tisna dan soal dana berasal dari 5 RW masing-masing ditarget menyumbang Rp 2 juta. Walaupun pada kenyataannya masih ada RW yang belum terpenuhi targetnya.

Beberapa warga serta tokoh di Kelurahan Sukamelang lain berharap adanya bantuan dari Pemerintah Daerah, Sebab pemakaman di Sukamelang, Eyang Buyut Kumis untuk 5 RW dan selebihnya di Batu Rengat, belakang Komplek Abdi Praja yang sekarang sudah mulai tergeser oleh pemukiman.
Mereka berharap, kalaupun sarana umum belum terbantu. Jalan Utama Veteran yang rusak berat di RW 7 serta RW 2 dan Jalan Pramuka segera diperbaiki. Padahal kepemimpinan Jimat-Akur akan segera berakhir tahun ini.***




