Bendungan Sadawarna Bakal Jadi PLTS dan PLTMH. Korea dan PT2LAPI ITB Lakukan Pre-Feasibility Study Agreement

GALAGALA.ID, Subang,-

Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Rona Mairansyah, AP., M.Si., menghadiri Penandatanganan Pre-Feasibility Study Agreement antara LNG KOREA dengan PT LAPI ITB yang bertempat di ruang rapat Bupati, Kamis (29/10/2026).

Bendungan Sadawarna yang sebagian besar berada di wilayah Kabupaten Subang dan telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 27 Desember 2022 tersebut memiliki dua fungsi utama, yaitu sebagai irigasi dan air baku.

Adapun pemanfaatan lain Bendungan Sadawarna adalah sebagai pembangkit tenaga listrik yang telah masuk ke dalam rencana usaha pembangkit tenaga listrik (RUPTL) berdasarkan keputusan Keputusan Menteri ESDM No. 188.K/TL.03/MEM.L/2025 Tahun 2025⁠.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang yang akrab disapa Kang Rona, menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Subang telah mengusahakan pemanfaatan potensi kelistrikan di Bendungan Sadawarna untuk PLTMH dan PLTS Terapung melalui BUMD PT Subang Energi Abadi sejak tahun 2022, pada saat bendungan masih dalam proses pembangunan.

Kang Rona menyambut baik dan mengapresiasi kerja sama yang dijalin, khususnya dalam rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTMH).

“Kami memandang bahwa pengembangan energi terbarukan merupakan peluang strategis untuk mengoptimalkan potensi daerah, mendukung ketahanan energi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kabupaten Subang,” tuturnya

Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi seluruh pihak sebagai modal penting untuk memastikan rencana pemanfaatan bendungan Sadawarna, dikaji secara komprehensif, baik dari aspek teknis, ekonomi, lingkungan, maupun aspek lainnya yang diperlukan.

Ia menuturkan bahwa Pemkab Subang siap mendukung dan memberikan data yang dibutuhkan bagi PT LAPI ITB selama proses kajian berlangsung.

“Apabila ada hal-hal yang dibutuhkan berkaitan dengan data, Pemerintah Kabupaten Subang siap membantu,” tegasnya

Kang Rona berharap penyusunan Pre-Feasibility dapat berjalan dengan baik, menghasilkan kajian yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan, serta menjadi dasar bagi pengambilan keputusan, juga tahapan pengembangan proyek selanjutnya.

Pemerintah Kabupaten Subang pada prinsipnya mendukung upaya investasi kelistrikan di Bendungan Sadawarna yang akan memberikan sejumlah manfaat, diantaranya:

1. Pemenuhan kebutuhan listrik yang ramah lingkungan untuk kebutuhan industri yang besar di Kabupaten Subang dengan perkembangan kawasan industri;

2. Memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Subang dan sekitarnya.

Ia pun berharap rencana pengembangan PLTS dan PLTMH di bendungan Sadawarna dapat membuka peluang ekonomi, meningkatkan daya tarik investasi, dan turut mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Subang.

Terakhir, Kang Rona mengucapkan selamat atas penandatanganan Pre-Feasibility Study Agreement.

“Semoga kerja sama yang dibangun dapat berjalan lancar, berlanjut ke tahapan berikutnya, dan memberikan hasil terbaik bagi seluruh pihak, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Subang,” pungkasnya

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ketua TP2D Kabupaten Subang, President Director of LNG KOREA, Kepala Satuan Pemeliharaan Unit Pengelolaan Bendungan, Komisaris Utama PT Subang Energi Abadi, Direktur PT Subang Energi Abadi, Kepala Bagian Perekonomian Setda Subang, serta Kepala Bagian Kerja Sama Setda Subang. _(yop/redal)_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *