Galagala.Id, Subang,- “Kami banyak mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuannya. Sebab, kehidupan kami sangat membutuhkannya, ” kata Ketua kelompok dukungan sebaya (KDS) Ceria Plus, Kasban usai menerima bantuan sembako dan uang di Sekretariat Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Jalan MT Haryono, Subang, Jum’at (16/6/2023).
Menurutnya, banyak rekan rekannya yang hidup dengan HIV/Aida (ODHA) memerlukan advokasi dan bantuan untuk kehidupannya. Sebab penderitaan ini tidak selamanya akibat perbuatan pribadi atau dirinya. Tetapi kebanyakan tertular ulah orang lain yang tidak bertanggungjawab.
“Semoga perhatian dari Asyifa Peduli dan Robithoh Charity memberikan bantuan melalui KPA memperingan kehidupan kami dan jarang yang melakukannya, “ungkap Kasban tampak berkaca-kaca.

Staf KPA) Subang, Yeni membenarkan kalau bantuan husus kepada ODHA jarang sekali dan seringkali dilihat sebelah mata. Padahal yang harus dijauhi adalah penyakit nya bukan orangnya. “Kita bersyukur masih ada yang peduli terhadap mereka,“katanya.
Kebanyakan kehidupan ODHA yang kini rutin melakukan pengobatan, sehari-harinya mengandalkan pendapatan dari sektor non formal.Apalagi dari bantuan sosial pemerintah selalu tidak mendapatkanya. “Kita dibantu relawan seperti KDS agar mereka kontinyu untuk melakukan pengobatan HIV-nya,” jelas Yeni.
Bantuan kepedulian untuk 30 ODHA secara langsung diserahkan oleh Nya.Widi yang mewakili Sekda Subang, H.Asep Nuroni yang merupakan Ketua Harian KPA Subang. “Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian yang patut dicontoh oleh lembaga lainnnya. Kami mengucapkan terima kasih kepada Asyifa Peduli melalui Program Keluarga Tangguh dan Robithoh Charity. Walaupun hanya untuk sebagian kecil ODHA dan sekedarnya tetapi diharapkan menjadi penyemangat, “kata Widi.

Pihaknya tetap menaruh perhatian dalam penanggulangan HIV/AIDS dengan mengedukasi kepada masyarakat. Diharapkan hal ini dapat meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat. Terutama dalam pencegahan penularan TBC-HIV.
Sebab, dalam penanggulang berbagai virus yang mematikan diperlukan pelibatan aktif dari berbagai lintas sektor untuk turut serta membantu program pemerintah. Selain itupun untuk tetap berusaha berprilaku hidup sehat.***




