400 Koperasi  di Subang Berkegiatan Usaha Simpan Pinjam

GALAGALA.ID, Subang,- Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Subang, Bambang Suhendar, S.IP mengungkapkan kalau di wilayah kerjanya banyak koperasi yang bergerak dibidang usaha simpan pinjam. Sedang usaha tani maupun konsumen masih terbatas.

Hal ini diungkapkan saat memberi laporan pada Peringatan Hari Koperasi ke-78 2025 yang berlangsung di Halaman Kantor Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Subang, Selasa (22/7/2025).

Hari Koperasi Ke-78 dengan tema “Koperasi Maju Indonesia Adil Makmur”. Hal ini  sejalan dengan peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang profesional, inklusif dan inovatif untuk mencapai pemerataan dan kesejahteraan.

Menurut Bambang, jumlah koperasi  berdasarkan data terbaru, terdapat sebanyak 1.312 koperasi yang tercatat, ditambah 253 koperasi desa, sehingga total keseluruhan koperasi di Kabupaten Subang mencapai 1.565 unit.

“Koperasi aktif berjumlah 450 diluar Kopdes, kurang lebih 50 Koperasi berjalan murni melaksanakan kegiatan sektor riil. Selebihnya 400 Koperasi lebih, dominan melaksanakan kegiatan usaha simpan pinjam,” ungkapnya.

Dalam momentum Peringatan Hari Koperasi ke-78 di Kabupaten Subang, turut dilaksanakan kegiatan santunan kepada 50 anak yatim piatu. Termasuk piagam penghargaan kepada :

1. Koperasi Konsumen Primkoppol Resort Subang, atas tercapainya perolehan SHU terbesar tahun buku 2024,

2. Koperasi Konsumen Primer Koperasi Kartika 0605 Subang, atas keberhasilan dalam melaksanakan revitalisasi Koperasi,

3. Kantor Cabang KSPPS Benteng Mikro Indonesia, sebagai koperasi yang aktif peduli terhadap masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang mewakili Bupati Subang, Reynaldy membacakan sambutan tertulis Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Budi Arie Setiadi, yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, disampaikan bahwa di tengah suasana penuh harapan dan semangat kebersamaan, kita tidak hanya memperingati keberadaan sebuah lembaga ekonomi, tetapi juga merayakan semangat hidup masyarakat dan nilai luhur gotong royong.

Koperasi sangat relevan dan strategis dalam mewujudkan beberapa Asta Cita Presiden Prabowo.

Koperasi sektor pertanian secara nyata mendukung pencapaian swasembada pangan, selain itu juga dalam hal pengembangan industri agro-maritim dapat dilakukan pengembangan berbasis Koperasi dengan kearifan lokal.

Inisiatif tersebut tentunya sangat relevan dengan pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan melalui koperasi desa/kelurahan merah putih.

Koperasi Indonesia terus menunjukkan geliat positif.

Tahun lalu, jumlah koperasi aktif kita tercatat sebanyak 131.617 unit.

Anggotanya mencapai hampir 30 juta orang, artinya, satu dari sepuluh warga indonesia adalah bagian dari Koperasi.

“Mari kita jadikan koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat” ungkapnya

Menutup sambutannya, Sekda Subang, Kang Asep Nuroni mengucapkan rasa terima kasih kepada jajaran Dinas DKUPP, yang sudah mendukung hari ulang tahun Koperasi yang ke-78, serta mengajak seluruh elemen menjadikan Koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat .(Yop/Redal)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *