34 Anak Ikuti Khitanan Massal ‘Ceria’ Gratis Assyifa Peduli

Salah satu penerima manfaat, Alan Ahmad Jaelani, mengaku bahwa program khitanan gratis ini sangat bermanfaat dan meringankan beban bagi masyarakat dalam menjalani anjuran khitan dalam Islam.

“Usia anak saya saat ini 6 tahun. Alhamdulillah, tadi dalam proses khitannya berjalan lancar. Sebagai umat Islam sudah jelas ya laki-laki harus khitan. Jadi kegiatan ini sangat bagus ya, sangat bermanfaat dan meringankan masyarakat ya dalam mendapatkan fasilitas khitan. Saya berharap dengan adanya program yang diselenggarakan setiap tahun ini bisa lebih menebarkan manfaat dan keberkahan untuk kami masyarakat di Kabupaten Subang. Dan tentunya kami mengucapkan terima kasih banyak kepada donatur, semoga apa yang diberikan atau diamanahkan melalui Assyifa Peduli ini selain mendatangkan manfaat untuk sesama, juga mendatangkan pahala dan rahmat dari Allah SWT untuk donatur sekalian. Aamiin, terima kasih banyak,” ungkap Alan.

Sementara itu, Direktur Assyifa Peduli, Ahmad Sahirul Alim, M.A., mengatakan selain memberikan manfaat langsung, berharap kegiatan ini dapat mencerminkan nilai-nilai kepedulian sosial.

“Dengan berlangsungnya program khitanan masal untuk yatim dan dhuafa yang diselenggarakan, kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang menerima manfaatnya, tetapi ini juga mencerminkan nilai-nilai kepedulian sosial yang sangat penting. Saya berharap acara ini sukses dan memberikan berkah yang melimpah kepada semua yang terlibat. Semoga kegiatan ini menjadi contoh nyata dari kebaikan yang dapat diinspirasi dan ditiru oleh banyak pihak,” jelasnya.

Dia mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh donatur yang telah memberikan kepercayaan kepada Assyifa Peduli dalam menunaikan seluruh amanah dan kembali mengajak masyarakat untuk menitipkan amanah kebaikannya melalui aksipeduli.id

Acara ini dihari oleh Camat Jalancagak yang diwakili oleh Kasi Tantrib (Kepala Seksi Ketertiban dan Keamanan) Kecamatan Jalancagak, Engkos Koswara, S.sos., Kepala Desa Tambakmekar Dede Ruhendi, Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Dr. K.H. Lalu Agus Pujiartha, M.A, dan Ketua MUI Desa Tambakmekar, Ustadz Devi Saefulloh.(Rls/Redal)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *