GALAGALA.ID, Subang,- Idul Fitri 1447 Hijriyah pada Sabtu, 21 Maret 2026 kemarin, ternyata dimanfaatkan oleh pemerintahan desa (Pemdes) Kotasari Kecamatan Pusakanagara dengan menggelar aksi sosial, donor darah.
Aksi ini tetap mendapat antusias warga karena yang terdaftar sebanyak 31 orang dan setelah dilakukan pengecekan kesehatan, hanya 26 orang yang bisa mendonorkan darahnya.
“Jadi ada 5 orang yang ditunda untuk berdonor darah karena Hb-nya kurang, tensi tinggi dan ada yang sedang makan obat, “kata petugas UDD PMI Subang, Ani Agustiani
Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Subang, dr.H.Achmad Nasuhi memberikan apresiasi terhadap aksi donor darah yang dilakukan oleh Pemdes Kotasari yang memang rutin bersodaqoh darah untuk kepentingan kemanusiaan, sekaligus kesehatan bagi pendonornya.
“Semoga berkah dan pastinya bermanfaat bagi pasien. Apalagi belakangan ini kita sering kekurangan stok darah, ” ujarnya.
Apalagi berdonor darah bagi pendonor dapat membantu memperlancar sirkulasi darah, menurunkan risiko penyakit jantung, serta meningkatkan produksi sel darah merah. Sedangkan bagi penerima darah menjadi harapan hidup bagi mereka yang membutuhkan darah dalam keadaan darurat.
Menurut keterangan Teh Iyut, sapaan akrab Kepala Desa Kotasari hasil Pilkades Antar Waktu (PAW), Kasmirah, menyebutkan kalau donor darah yang bekerjasama dengan PMI Subang sudah rutin digelar triwulan sekali.
“Aksi donor darah ini merupakan bagian dari program rutin yang diselenggarakan setiap tiga bulan sekali, dengan tujuan untuk menciptakan kesadaran akan pentingnya darah bagi mereka yang membutuhkan serta mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat sejak Pak Kades Sulaeman, S.Pd,” jelasnya.
Tujuan utamanya untuk membantu mencukupi kebutuhan stok darah yang terus meningkat, terutama di rumah sakit-rumah sakit yang ada di wilayah sekitar. (Redak) ****




